Berita Daerah

Puluhan Anak Di Muaro Jambi Putus Sekolah, Ini data Disdikbud

MUAROJAMBI, SIGNALBERITA.COM – Kasus anak yang putus sekolah di Muaro Jambi sepertinya harus menjadi perhatian serius Pemerintah kabupaten Muaro Jambi. Meski secara persentase terlihat kecil, total 36 siswa jenjang SD dan SMP yang tidak melanjutkan sekolah pada tahun ajaran 2024–2025 memunculkan pertanyaan tentang efektivitas penanganan yang selama ini di lakukan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, dari 41.342 siswa SD terdapat 24 anak (0,06 persen) yang putus sekolah. Sementara di tingkat SMP, 12 dari 13.589 siswa (0,10 persen) mengalami hal serupa. Angka ini memang tergolong rendah secara statistik, namun tetap menunjukkan adanya celah dalam sistem pendidikan dasar.

Kepala Disdikbud Muaro Jambi, Dr. Kasyful Iman, mengungkapkan bahwa penyebab putus sekolah cukup kompleks. Faktor ekonomi masih menjadi alasan utama, di mana sebagian anak terpaksa bekerja membantu keluarga. Selain itu, rendahnya kesadaran orang tua, minimnya motivasi belajar, hingga persoalan lingkungan sekolah seperti perundungan (bullying) juga ikut berkontribusi.

“Target kita tahun 2025 memang nol persen,” ujarnya. Namun, target tersebut dinilai cukup ambisius jika tidak diiringi pembenahan menyeluruh, terutama dalam mendeteksi siswa berisiko sejak dini.

Saat ini, upaya penanganan masih didominasi bantuan finansial, seperti penyaluran beasiswa melalui Badan Amil Zakat Nasional. Program ini turut didukung kontribusi para guru yang dihimpun untuk membantu siswa kurang mampu. Meski memberikan dampak positif, pendekatan ini dinilai belum menyentuh akar masalah secara menyeluruh.

Disdikbud menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi persoalan ini. Namun tanpa mekanisme yang jelas dan terukur, kerja sama tersebut berisiko hanya menjadi wacana.

Pendampingan intensif bagi siswa rentan, penguatan sekolah sebagai ruang aman, serta edukasi berkelanjutan kepada orang tua menjadi langkah krusial yang perlu segera dilakukan.

Jika target nol persen ingin benar-benar tercapai, diperlukan strategi yang lebih komprehensif. Tidak hanya memastikan siswa tetap bersekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung mereka untuk bertahan dan berkembang secara optimal.(Tim)

Redaksi SB

Recent Posts

Segera Klaim! Kode Redeem Free Fire 21 April 2026, Token Trogon Ruby Shot Diburu

JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Setiap hari Pemain Free Fire selalu mencari Kode Redeem dengan skin yang…

15 menit ago

Motorola Signature Resmi Hadir: HP Rp 11 Jutaan dengan Kamera 50 MP

JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Motorola kembali menghadirkan inovasi terbaru lewat seri Motorola Signature, smartphone premium yang…

1 jam ago

Siap Lakoni FIFA Matchday Juni 2026, Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia bisa Tembus 100 Besar Dunia

SIGNALBERITA.COM — Timnas Indonesia di pastikan telah mengamankan satu calon lawan untuk agenda FIFA Matchday…

3 jam ago

Peluang Cuan Besar dengan Produk Viral dan Laris di Marketplace

SIGNALBERITA.COM – Saat ini perubahan gaya hidup digital telah membuat masyarakat semakin aktif bertransaksi melalui…

4 jam ago

Siap-siap Gaji ke-13 2026 Cair! Lihat Tanggal dan Nominalnya yang Bikin Kaget

JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Kabar gembira bagi PNS, PPPK dan TNI, Polri di seluruh Indonesia, pasalnya…

5 jam ago

Cashback Gila-Gilaan dan Gratis Ongkir dari Shopee, Ini Rahasianya

SIGNALBERITA.COM – Dalam dunia Industri e-commerce setiap harinya selalu berkembang, bahkan Shopee tetap menjadi salah…

6 jam ago