Respon Alfin: Isyarat Menolak Halus jadi Ketua DPD PAN Sungai Penuh
SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Pasca Penetapan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH sebagai Ketua DPD PAN Sungai Penuh pada Musda serentak Sabtu (15/11/2025) memunculkan dinamika politik di Kota Sungai Penuh.
Setelah satu hari menjadi perbincangan hangat, Alfin akhirnya buka suara, saat di konfirmasi wartawan memberi respons yang elegan namun penuh makna politik. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang di berikan PAN terhadap dirinya, namun di saat yang sama menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah pemerintahan dan pembangunan kota.
“Saya Fokus Membangun Kota Sungaipenuh,”ujar Alfin.
Dalam pernyataannya, Alfin menegaskan bahwa ia sedang memprioritaskan tugas-tugas besar sebagai wali kota baru, termasuk realisasi janji kampanye serta visi Sungai Penuh Juara.
“Saya fokus kepada kerja untuk pembangunan Kota Sungai Penuh,” ucapnya.
Pernyataan ini di baca banyak pihak sebagai sinyal bahwa Alfin belum tentu siap—bahkan belum tentu bersedia—mengambil alih struktur PAN secara penuh dalam waktu dekat.
Alfin dalam kesempatan itu juga berharap semua partai politik dapat berjalan bersama dalam pembangunan daerah. Pesan ini seakan menunjukkan bahwa ia ingin menjaga jarak aman dari konflik internal maupun polarisasi antarpartai.
“Saya ingin membangun Kota Sungai Penuh bersama-sama dengan semua partai politik,” tegasnya.
Nada ini selaras dengan kabar sebelumnya dari pihak keluarga, yang mengaku kaget dengan penetapan Alfin karena belum pernah membahas soal bergabung dengan PAN.
Menariknya, Alfin mengatakan bahwa dirinya masih akan mempertimbangkan secara matang penetapan tersebut. Ia mengakui bahwa amanah partai adalah tanggung jawab besar, sementara ia sendiri masih memikul beban kerja besar sebagai wali kota.
“Saya masih baru sebagai pemimpin Kota Sungai Penuh. Saya ingin membuktikan keseriusan membangun kota. Itu prioritas saya saat ini,” tegasnya.
Sikap hati-hati ini memunculkan berbagai interpretasi di kalangan pengamat politik lokal. Ada yang menilai Alfin tengah menjaga posisi agar tidak di anggap berpihak terlalu cepat pada satu kekuatan politik. Ada pula yang membaca ini sebagai penolakan halus, apalagi setelah muncul isu bahwa sebagian keluarga justru mendorong Alfin merapat ke Gerindra.
Keputusan PAN menunjuk kepala daerah sebagai ketua DPD di nilai sebagai langkah cepat konsolidasi menjelang kontestasi 2029. Namun di Sungai Penuh, langkah cepat itu justru berbenturan dengan manuver hati-hati Alfin.
Dengan kondisi ini, arah politik Sungai Penuh ke depan masih sangat cair. Apakah Alfin akan menerima penuh mandat PAN, atau justru memilih jalan politik lain setelah masa mempertimbangkan selesai?.(Tim)
JAMBI, Signalberita.com – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam…
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…