JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Kondisi Pergerakan nilai tukar rupiah, mempengaruhi anjloknya IHSG, hal ini tentu menjadi peringatan keras bagi lembaga pemeringkat global menjadi deretan isu ekonomi yang paling banyak menyita perhatian publik sepanjang Kamis, 21 Mei 2026. Sejumlah berita ekonomi dan pasar modal mendominasi pembacaan pembaca karena berkaitan langsung dengan kondisi investasi, nilai tukar, serta prospek perekonomian nasional.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sempat menunjukkan penguatan pada perdagangan Kamis pagi. Berdasarkan data Bloomberg di pasar spot exchange pukul 09.05 WIB, rupiah naik tipis 2 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp17.651 per dolar AS.
Penguatan tersebut melanjutkan tren positif sehari sebelumnya ketika rupiah di tutup menguat 52 poin setelah sempat mengalami tekanan. Meski begitu, indeks dolar AS turut mengalami kenaikan tipis ke level 99,153 sehingga pasar tetap mencermati potensi volatilitas lanjutan.
Pergerakan rupiah menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar karena kondisi global masih di bayangi ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi dunia.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada sesi pertama perdagangan Kamis. IHSG tercatat turun sekitar 1,50 persen ke level 6.223 dan melanjutkan tren pelemahan yang terjadi sejak awal Mei 2026.
Analis pasar menilai tekanan terhadap IHSG di pengaruhi berbagai sentimen, mulai dari kekhawatiran fiskal domestik hingga tekanan eksternal. Secara teknikal, sejumlah indikator menunjukkan pasar berada di area oversold, namun investor masih cenderung berhati-hati.
Pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR mengenai target defisit anggaran 2027 serta rencana kebijakan ekspor sumber daya alam juga ikut memengaruhi sentimen pasar saham nasional.
Setelah sempat menguat pada pagi hari, rupiah akhirnya berbalik arah dan melemah pada perdagangan siang. Tekanan datang dari penguatan dolar AS serta kenaikan harga minyak dunia.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah terkoreksi 21,5 poin atau 0,12 persen ke level Rp17.675 per dolar AS pada pukul 13.13 WIB.
Analis menilai tingginya harga minyak serta kondisi fiskal domestik menjadi faktor utama yang menekan mata uang rupiah. Selain itu, kekhawatiran terhadap beban subsidi dan daya beli masyarakat turut memicu kehati-hatian pelaku pasar.
Kebijakan pemerintah membentuk badan ekspor komoditas nasional juga menuai perhatian internasional. S&P Global Ratings memberikan peringatan terhadap pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia yang di beri mandat mengelola ekspor sumber daya alam secara terpusat.
Lembaga pemeringkat global tersebut menilai kebijakan itu berpotensi memengaruhi kinerja ekspor Indonesia, menekan penerimaan negara, dan berdampak pada neraca pembayaran nasional.
Peringatan dari S&P memunculkan kekhawatiran baru di pasar karena dapat memengaruhi persepsi investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia ke depan.
Di tengah gejolak pasar keuangan, harga emas perhiasan justru terpantau relatif stabil. Sejumlah penyedia emas seperti Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas masih mempertahankan harga jual pada berbagai kadar karat.
Stabilnya harga emas membuat banyak masyarakat dan investor kembali melirik logam mulia sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar global.
Pengamat menilai emas masih menjadi aset aman ketika pasar saham dan nilai tukar mengalami tekanan yang cukup tinggi.
Fluktuasi rupiah, pelemahan IHSG, hingga kebijakan ekonomi pemerintah menjadi kombinasi isu yang paling banyak di perbincangkan pelaku pasar sepanjang pekan ini. Investor kini menunggu langkah lanjutan pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Di sisi lain, pasar global juga masih di bayangi ketidakpastian geopolitik, harga energi, serta arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arus modal ke negara berkembang termasuk Indonesia.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…