BERITA TERPOPULER

Sang Pahlawan Pengeran Diponegoro dan Kolonial Belanda

SIGNALBERITA.COM – Abad ke-19, tanah Jawa telah menjadi tekanan penjajahan Belanda. Pada saat itu Rakyat hidup menderita karena pajak yang tinggi dan campur tangan Belanda.

Namun, di tengah keresahan rakyat tersebut. muncul seorang bangsawan Yogyakarta yang sederhana namun berjiwa besar — Pangeran Diponegoro.

Diponegoro menolak tunduk pada Belanda. Ia merasa hak rakyat di rampas dan nilai-nilai Islam serta budaya Jawa di Injak-injak.

Ketika Belanda hendak membangun jalan yang melewati makam leluhurnya tanpa izin, kemarahan Diponegoro memuncak. Ia pun mengangkat senjata dan memimpin Perang Jawa (1825–1830) — salah satu perlawanan Pangeran

Sang Pahlawan dari Tanah Jawa

Pada awal abad ke-19, tanah Jawa berada di bawah tekanan penjajahan Belanda. Rakyat hidup menderita karena pajak yang tinggi dan campur tangan Belanda dalam urusan adat dan agama. Di tengah keresahan itu, muncul seorang bangsawan Yogyakarta yang sederhana namun berjiwa besar — Pangeran Diponegoro.

Diponegoro menolak tunduk pada Belanda. Ia merasa hak rakyat di rampas dan nilai-nilai Islam serta budaya Jawa diinjak-injak. Ketika Belanda hendak membangun jalan yang melewati makam leluhurnya tanpa izin, kemarahan Diponegoro memuncak. Ia pun mengangkat senjata dan memimpin Perang Jawa (1825–1830) — salah satu perlawanan terbesar dalam sejarah kolonial.

Dengan strategi gerilya, ia dan pasukannya berhasil membuat Belanda kewalahan. Namun, pada akhirnya, melalui tipu muslihat, Belanda menangkap Diponegoro saat perundingan damai di Magelang.

Walau di tangkap dan dibuang ke Makassar hingga wafatnya, semangat juang Pangeran Diponegoro tak pernah padam. Ia di kenang sebagai pahlawan nasional yang berani melawan penjajahan demi keadilan dan kehormatan bangsanya. Diponegoro tak pernah padam. Ia dikenang sebagai pahlawan nasional yang berani melawan penjajahan demi keadilan dan kehormatan bangsanya. (***)

Redaksi SB

Recent Posts

Wako Alfin Apresiasi Kenduri Sko Koto Baru, Wujud Pelestarian Budaya Leluhur

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Tradisi adat Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah Depati Dua Nenek,…

6 jam ago

Honda ADV160 2026: Ini Harga Tipe Tertinggi

SIGNALBERITA.COM - Honda ADV160 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu skutik petualang paling di minati…

10 jam ago

Ramuan Bawang Putih dan Madu, Benarkah Efektif sebagai Obat Kuat?

SIGNALBERITA.COM - Ramuan bawang putih dan madu di kenal dalam pengobatan tradisional dan sering di…

11 jam ago

Hati-hati Gusi Gigi Bengkak Bernanah, Ini Cara Mengatasi Agar Cepat Sembuh

SIGNALBERITA.COM - Muncul benjolan berisi nanah sering kali menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada…

12 jam ago

Atletico Singkirkan Barcelona, Arsenal Harus Lebih Waspada di Semifinal Liga Champions

SIGNALBERITA.COM – Arsenal di pastikan menghadapi Atletico Madrid di babak semifinal Liga Champions. Meski sempat…

13 jam ago

ALVA Cervo vs Polytron Fox-R 2026: Mana Lebih Hemat dan Layak untuk Touring?

SIGNALBERITA.COM - Persaingan motor listrik di Indonesia kian panas pada 2026. Dua nama yang paling…

14 jam ago