Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto/anadolu
SIGNALBERITA.COM – Pemerintah Iran menegaskan jalur strategis Selat Hormuz akan kembali dibuka dalam dua pekan ke depan dengan pengawasan militer ketat.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan sementara di tengah meredanya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangguhan serangan militer terhadap Iran selama dua minggu. Langkah itu diambil setelah adanya komunikasi dengan pihak Pakistan, termasuk Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan pejabat militer Asim Munir.
Trump menyebut penangguhan tersebut sebagai bagian dari upaya menuju gencatan senjata dua pihak, sekaligus membuka jalan bagi kesepakatan damai jangka panjang di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, Amerika Serikat telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai dapat menjadi dasar negosiasi lanjutan. Masa dua minggu ke depan akan dimanfaatkan untuk merampungkan kesepakatan tersebut.
Kesepakatan ini diharapkan dapat meredakan konflik berkepanjangan dan menjaga stabilitas kawasan, termasuk menjamin keamanan jalur perdagangan global melalui Selat Hormuz.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…