KUALALUMPUR, SIGNALBERITA.COM — Suasana Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) mendadak pecah tawa. Penyebabnya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melontarkan candaan yang menyinggung Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dalam pidato usai penandatanganan perjanjian damai Thailand–Kamboja, Anwar semula memuji Trump sebagai sosok yang berani mengambil langkah untuk perdamaian. Namun, kalimat berikutnya membuat seluruh ruangan bergemuruh oleh tawa.
“Kami memiliki banyak kesamaan,” kata Anwar sambil tersenyum. “Saya pernah di penjara, tetapi Anda hampir di penjara.”
Candaan itu di sambut tawa para delegasi dan pejabat yang hadir di ruangan. Bagi sebagian, kelakar itu terasa akrab—Anwar memang di kenal tak sungkan menyisipkan humor politik di sela forum serius.
Anwar, yang pernah mendekam di penjara karena kasus politik di masa lalu, kini menjadi salah satu pemimpin paling vokal di ASEAN soal perdamaian dan demokrasi. Adapun Donald Trump, yang kembali menjabat Presiden Amerika Serikat sejak Januari lalu, masih kerap menjadi sorotan akibat sejumlah kasus hukum yang menjeratnya.
Meski bernada santai, momen itu menambah warna tersendiri di tengah agenda padat KTT ASEAN yang membahas isu geopolitik dan kerja sama kawasan.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…