Tekanan Angin Ban Mobil yang Aman
JAKARTA, Signalberita.com – Menjaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan usia pakai ban mobil. Tekanan ban yang ideal juga membantu kendaraan tetap stabil saat melaju serta mengurangi risiko keausan yang tidak merata.
Meski demikian, pemilik kendaraan tidak selalu bisa mengacu pada rekomendasi bawaan pabrikan, terutama jika telah mengganti ukuran ban, velg, atau melakukan modifikasi pada sektor kaki-kaki.
Berikut rekomendasi tekanan angin ban berdasarkan ukuran yang umum di gunakan.
Mobil dengan ban ring 14, seperti LCGC, city car, dan sedan kompak, umumnya membutuhkan tekanan angin antara 28 hingga 36 psi, tergantung ukuran ban. Beberapa tipe ban bahkan memerlukan tekanan hingga 38 psi pada roda belakang untuk menjaga kestabilan saat membawa beban.
Ukuran ring 15 banyak di gunakan pada MPV dan hatchback seperti Toyota Avanza Veloz, Suzuki Ertiga, hingga Kia Rio. Tekanan angin yang di rekomendasikan berkisar 30–33 psi untuk roda depan, sedangkan roda belakang umumnya berada di kisaran 32–36 psi, bergantung pada ukuran ban.
Ban ring 16 yang banyak di gunakan pada Toyota Rush, Daihatsu Terios, dan beberapa varian Avanza membutuhkan tekanan sekitar 30–35 psi di roda depan. Untuk roda belakang, tekanan ideal berada di kisaran 33–36 psi, terutama saat kendaraan membawa penumpang atau barang.
SUV dan MPV premium umumnya menggunakan ban ring 17. Tekanan angin yang di sarankan berkisar 30–36 psi, sementara beberapa ukuran ban khusus membutuhkan tekanan hingga 39 psi pada roda belakang agar mampu menopang beban kendaraan secara optimal.
Kendaraan premium seperti Toyota Alphard dan Toyota Vellfire umumnya menggunakan ban ring 18. Tekanan angin ideal berada di kisaran 30–36 psi, meski beberapa tipe ban membutuhkan tekanan lebih tinggi, yakni 40–43 psi, sesuai spesifikasi ban dan rekomendasi produsen.
Selain mengikuti ukuran ban, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan rekomendasi dari produsen ban dan mobil. Faktor seperti jumlah penumpang, beban angkut, hingga modifikasi velg dan suspensi dapat memengaruhi kebutuhan tekanan angin.
Memeriksa tekanan ban secara berkala sebelum berkendara menjadi langkah sederhana yang dapat meningkatkan keselamatan, menghemat konsumsi bahan bakar, serta memperpanjang umur ban.(*)
JAMBI, Signalberita.com – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam…
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…