7 Kuliner Tertua dan Warisan Nusantara yang Masih Banyak Diminati
SIGNALBERITA.COM – Di Indonesia memiliki banyak makanan jenis kuliner warisan budaya, dari generasi ke generasi dan hingga saat ini masih eksis.
Ada beberapa makanan yang tercatat sebagai kuliner tertua di Nusantara. Meski sudah berusia ratusan tahun, makanan ini masih populer hingga sekarang dan menjadi bagian penting dari identitas bangsa.
Sajian ini berupa rebusan aneka sayuran yang kemudian di siram dengan saus kacang pedas manis. Pecel sudah di kenal sejak abad ke-15 hingga ke-18 dan menjadi makanan rakyat yang murah meriah.
Hingga sekarang, pecel tetap jadi pilihan favorit banyak orang karena sederhana, sehat, dan bisa di nikmati kapan saja, baik untuk sarapan maupun makan malam.
Urap yaitu hidangan sayuran segar yang di beri taburan kelapa parut berbumbu. makanan ini di percaya sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha di Jawa dan kerap di sajikan dalam berbagai upacara adat.
Rasa gurih dan segarnya sayuran membuat makanan ini tetap bertahan hingga kini, bahkan sering menjadi pelengkap nasi tumpeng dalam acara syukuran.
di kenal dengan cita rasa segar khas kuah asam jawa. Sayur ini terdiri dari jagung, melinjo, kacang panjang, dan labu siam yang di rebus dengan bumbu sederhana.
Sayur asem di percaya sebagai salah satu hidangan lama yang di wariskan sejak masa kerajaan Jawa kuno, dan hingga kini masih jadi menu andalan di banyak rumah makan tradisional.
Makanan ini sering di sebut sebagai salad khas Indonesia dengan siraman saus kacang yang melimpah. Meski sederhana, gado-gado punya nilai budaya yang kuat karena sering di sajikan dalam berbagai acara adat maupun keluarga. Rasanya gurih manis dan kaya akan sayuran.
salah satu kuliner berkuah paling populer di Nusantara. Soto hadir dengan banyak varian, seperti Soto Lamongan, Soto Kudus, hingga Soto Betawi. Jejaknya sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan terus berkembang sesuai daerah masing-masing.
Soto bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kebersamaan karena sering di sajikan dalam acara kumpul keluarga atau hajatan.
Kolak yang kerap hadir dalam tradisi Ramadan sejak dulu. Terbuat dari pisang, ubi, atau kolang-kaling yang di rebus dengan santan, gula merah, dan daun pandan, kolak menjadi hidangan manis yang di percaya sudah ada sejak masa kerajaan Islam awal di Nusantara.
Kesederhanaannya membuat makanan ini tetap di gemari lintas generasi.
hidangan berbahan dasar ketan yang di masak dalam bambu bersama santan. Lemang berasal dari Sumatra dan Kalimantan, dan sejak dahulu menjadi sajian penting dalam upacara adat maupun perayaan besar. Cara memasaknya yang tradisional menjadikan lemang bukan hanya makanan, melainkan juga simbol kebersamaan masyarakat.
Itulah Tujuh kuliner Indonesia yang masih ada saat ini yang tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang sejarah dan budaya yang menyertainya.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…