JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Layanan internet di berbagai negara mengalami gangguan luas pada Selasa, (18/11/2025), setelah sistem Cloudflare di laporkan bermasalah. Gangguan ini memicu sejumlah situs populer—mulai dari X (Twitter), Shopify, hingga layanan OpenAI—mengalami kendala dan sulit di akses.
Di Indonesia, dampak serupa di rasakan sejumlah platform. Situs BMKG, laman pemantau gangguan Downdetector, hingga platform AI Perplexity menampilkan pesan error yang merujuk pada masalah di Cloudflare.
Cloudflare, perusahaan yang mengelola dan melindungi lalu lintas internet untuk sekitar 20 persen situs web di dunia, menjadi tulang punggung berbagai layanan daring. Kerusakan pada sistem mereka langsung memicu efek berantai ke banyak layanan yang mengandalkan proteksi dan jaringan perusahaan tersebut.
Insiden ini juga berimbas pada pasar saham. Saham Cloudflare tercatat turun lebih dari 3 persen setelah gangguan meluas dan dilaporkan sejumlah media internasional. Kejadian ini menambah daftar panjang gangguan layanan internet global dalam beberapa bulan terakhir, setelah sebelumnya AWS, Azure, dan Microsoft 365 juga mengalami pemadaman skala besar.***








