SENGETI, SIGNALBERITA.COM — Pemerintah daerah menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah terjadi insiden yang memicu kekhawatiran masyarakat. Penghentian dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan investigasi menyeluruh.
Sekretaris Daerah Muaro Jambi Budhi Hartono mengatakan insiden tersebut menjadi ujian serius bagi kepercayaan publik terhadap program strategis nasional itu. Menurut dia, keamanan dan kesehatan makanan menjadi syarat mutlak dalam pelaksanaan MBG.
“Kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Syarat utama program ini jelas, makanan yang disajikan harus aman dan sehat,” kata Budhi.
Ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjalankan Program MBG. Namun, seluruh kegiatan MBG yang dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini dihentikan sementara hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
“Hasil investigasi akan kami sampaikan ke Badan Gizi Nasional pusat. Dari sana akan diputuskan apakah program dapat dilanjutkan, termasuk perbaikan yang harus dilakukan,” ujarnya.
Budhi mengakui belum dapat memastikan waktu keluarnya hasil pemeriksaan laboratorium karena proses dilakukan di tingkat provinsi. Pemerintah berharap pemeriksaan dapat segera rampung agar evaluasi menyeluruh bisa dilakukan.
Ia menyebut insiden tersebut merupakan kejadian pertama dan dikategorikan sebagai kejadian luar biasa. Meski begitu, pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi apabila kejadian serupa terulang.
“Jika sampai terjadi lagi, ada kemungkinan program ini akan ditutup,” tegasnya.(Tim)








