MUAROJAMBI, SIGNALBERITA.COM — Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dengan pengawasan ketat setelah muncul dugaan keracunan yang menimpa sejumlah siswa pada akhir September lalu.
Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi, Kasyful Iman, mengatakan pihaknya telah memanggil 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar pengolahan dan distribusi makanan. “Kami ingin memastikan seluruh prosedur di jalankan sesuai pedoman,” ujarnya, Sabtu, (07/02/2026).
Disdik juga berencana melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna memulihkan kepercayaan orang tua dan memastikan program tetap aman di konsumsi siswa. Pemerintah daerah, kata dia, menggandeng SPPG, Satuan Tugas MBG, dan DPRD untuk memperkuat standar operasional serta sistem pengawasan.
Secara terpisah, Kepala Badan Gizi Nasional Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, menyatakan pihaknya siap menjatuhkan sanksi jika di temukan kelalaian pengelola dapur. Sanksi dapat berupa penghentian sementara operasional hingga pencabutan izin bila pelanggaran berulang.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Ike Silviana, menyebutkan sampel makanan telah di kirim ke laboratorium dan masih dalam proses pengujian. Hasil uji akan di umumkan setelah investigasi selesai.
Pemerintah daerah menilai evaluasi dan transparansi hasil pemeriksaan menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas program sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.(Tim)











