KERINCI, SIGNALBERITA.COM – Kondisi jalan di Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, kian memprihatinkan. Infrastruktur yang menjadi akses utama warga tersebut di laporkan sudah hampir lima tahun tidak mendapatkan perbaikan signifikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik jalan mengalami kerusakan cukup parah dengan lubang menganga, selain genangan air pun juga terlihat di beberapa titik. Meski sebelumnya sempat dilakukan penimbunan menggunakan material, kondisi jalan kembali rusak. Warga yang melintas pun terpaksa mengurangi kecepatan demi menghindari risiko kecelakaan.
Salah seorang warga setempat, Yal, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah berlangsung lama tanpa penanganan yang maksimal. Ia menyebutkan, upaya perbaikan yang pernah di lakukan hanya sebatas penimbunan, tanpa pengaspalan.
“Memang tahun lalu pernah di timbun pakai material, tapi tidak di aspal. Sekarang kondisinya bisa di lihat sendiri, banyak lubang menganga,” ujarnya.
Rencana Perbaikan 2026 Dipertanyakan
Meski demikian, informasinya pada tahun 2026 jalan tersebut akan segera diperbaiki dengan anggaran sekitar Rp800 juta. Namun, warga masih meragukan kecukupan anggaran tersebut untuk memperbaiki ruas jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang menghubungkan Lubuk Suli dengan Kubang.
“Apakah anggaran segitu cukup untuk memperbaiki jalan sepanjang itu? Apalagi kondisinya sudah cukup parah,” tambahnya.
Harapan Warga: Perbaikan Berkualitas
Warga berharap pemerintah tidak hanya sekadar melakukan perbaikan sementara, melainkan memastikan kualitas pembangunan jalan agar lebih tahan lama dan tidak mudah rusak, terutama saat musim hujan yang kerap menyebabkan genangan air.
Selain itu, penggunaan material timbunan yang selama ini dinilai kurang maksimal juga menjadi sorotan masyarakat. Mereka meminta agar ke depan perbaikan di lakukan secara menyeluruh dengan pengaspalan yang baik.
“Semoga tahun ini perbaikan jalan benar-benar terealisasi dan hasilnya berkualitas, supaya tidak cepat rusak lagi,” harap Yal.
Sementara Itu, Kepala Dinas PUPR kabupaten Kerinci, Maya Novefri saat dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk perbaikan jalan Lubuk Suli akan di kerjakan pada tahun 2026.
“Ya, masuk dalam anggaran tahun 2026 ini, saat ini masih dalam tahapan revisi perencanaan karena adanya kenaikan BBM Industri,”jelasnya.(Fra)










