Jakarta, Signalberita.com – Jaringan 5G mulai ramai di gunakan oleh para pelanggan smartphone di Indonesia, karena jaringan ini menawarkan koneksi internet dengan kecepatan dan respons yang lebih baik di bandingkan generasi jaringan seluler sebelumnya. Namun, pengguna tidak cukup hanya mengubah pengaturan jaringan di smartphone untuk menikmati layanan tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu di pastikan, mulai dari dukungan perangkat, kartu SIM, paket atau layanan operator, hingga ketersediaan jaringan 5G di lokasi pengguna.
Jika seluruh persyaratan sudah terpenuhi, pengguna Android maupun iPhone dapat mengatur jaringan 5G melalui menu pengaturan perangkat.
Cara Mengaktifkan 5G di HP Android
Menu untuk mengaktifkan jaringan 5G pada Android dapat berbeda-beda tergantung merek dan versi sistem operasi yang digunakan.
Secara umum, pengguna dapat mengikuti langkah berikut:
Pengaturan/Settings → Jaringan Seluler/Mobile Network → Jenis Jaringan yang Disukai/Preferred Network Type
Setelah masuk ke menu tersebut, pilih opsi jaringan yang mencantumkan 5G, misalnya 5G/LTE/3G/2G atau 5G Auto.
Pada beberapa perangkat Samsung, Xiaomi, OPPO, vivo, realme, dan merek Android lainnya, nama menu dapat berbeda. Jika kesulitan menemukannya, pengguna dapat memanfaatkan fitur pencarian di menu Settings dengan memasukkan kata kunci “5G” atau “jaringan seluler”.
Perlu di ingat, memilih jaringan 5G tidak otomatis membuat smartphone tersambung ke 5G. Perangkat, kartu SIM, paket layanan, dan lokasi juga harus mendukung teknologi tersebut.
Cara Mengaktifkan 5G di iPhone
Pengaturan 5G pada iPhone cenderung lebih seragam. Perangkat yang mendukung 5G mulai dari iPhone 12 dan model yang lebih baru, dengan catatan operator serta layanan yang digunakan juga menyediakan jaringan 5G.
Untuk mengaturnya, buka:
Pengaturan → Seluler → Pilihan Data Seluler → Suara & Data
Jika perangkat dan operator mendukung 5G, pengguna biasanya akan menemukan pilihan seperti 5G Otomatis, 5G Aktif, dan LTE.
Apa Bedanya 5G Otomatis dan 5G Aktif?
5G Otomatis memungkinkan iPhone memilih jaringan yang dianggap paling sesuai. Ketika penggunaan 5G tidak memberikan peningkatan performa yang berarti, perangkat dapat beralih ke LTE untuk membantu menghemat baterai.
Sementara itu, 5G Aktif membuat iPhone menggunakan jaringan 5G ketika jaringan tersebut tersedia. Namun, penggunaan 5G secara lebih intensif dapat berdampak terhadap daya tahan baterai.
Untuk penggunaan sehari-hari, mode 5G Otomatis bisa menjadi pilihan praktis karena perangkat dapat menyesuaikan koneksi berdasarkan kondisi jaringan dan kebutuhan.
Pastikan Smartphone Mendukung 5G
Sebelum mencari opsi 5G di pengaturan, pastikan smartphone yang digunakan memang memiliki modem 5G.
Untuk iPhone, dukungan 5G tersedia mulai dari seri iPhone 12 dan generasi setelahnya. Sementara untuk Android, pengguna dapat memeriksa spesifikasi resmi berdasarkan model perangkat.
Hal ini penting karena satu seri smartphone dapat memiliki beberapa varian. Tidak semua varian memiliki dukungan jaringan atau frekuensi 5G yang sama, terutama jika perangkat berasal dari pasar atau negara yang berbeda.
Periksa Ketersediaan Jaringan 5G
Sudah mengaktifkan 5G tetapi ikon 5G belum muncul? Kondisi tersebut belum tentu menandakan smartphone mengalami masalah.
Pengguna harus berada di wilayah yang sudah mendapatkan jaringan 5G dari operator. Jika lokasi belum tercakup, smartphone akan menggunakan jaringan yang tersedia, seperti 4G atau LTE.
Karena itu, pengguna sebaiknya memeriksa peta cakupan jaringan operator untuk mengetahui apakah lokasi tempat tinggal, kantor, atau area yang sering dikunjungi sudah memperoleh layanan 5G.
Kenapa Ikon 5G Tidak Muncul?
Ada beberapa kemungkinan jika ikon 5G belum muncul meskipun pengaturan sudah diubah.
Pertama, lokasi pengguna mungkin belum masuk dalam cakupan jaringan 5G. Kedua, perangkat bisa saja tidak kompatibel dengan frekuensi 5G yang digunakan operator. Ketiga, kartu SIM atau paket seluler yang digunakan belum mendukung layanan 5G.
Pengguna juga dapat mencoba memperbarui koneksi jaringan dengan mengaktifkan Mode Pesawat selama beberapa saat, kemudian menonaktifkannya kembali.
Jika masalah tetap terjadi, periksa kembali dukungan 5G pada smartphone, status kartu SIM, paket internet, serta ketersediaan jaringan dari operator.
Sudah Aktif 5G, Mengapa Masih Menampilkan 4G?
Mengaktifkan 5G bukan berarti smartphone akan selalu menampilkan ikon 5G.
Pada iPhone yang menggunakan mode 5G Otomatis, perangkat dapat kembali menggunakan LTE ketika jaringan 5G tidak memberikan keuntungan yang signifikan. Mekanisme ini merupakan bagian dari pengelolaan koneksi yang juga bertujuan membantu menghemat baterai.
Jadi, perubahan indikator jaringan dari 5G ke 4G atau LTE dalam kondisi tertentu merupakan hal yang normal.
FAQ
1. Bagaimana cara mengaktifkan 5G di Android?
Buka Pengaturan, masuk ke Jaringan Seluler, kemudian cari Jenis Jaringan yang Disukai. Setelah itu, pilih opsi yang mencantumkan 5G. Nama menu dapat berbeda pada setiap merek dan versi Android.
2. Bagaimana cara mengaktifkan 5G di iPhone?
Masuk ke Pengaturan → Seluler → Pilihan Data Seluler → Suara & Data, lalu pilih 5G Otomatis atau 5G Aktif jika opsi tersebut tersedia.
3. Apa perbedaan 5G Otomatis dan 5G Aktif?
5G Otomatis memungkinkan iPhone menentukan kapan perlu menggunakan 5G dan kapan beralih ke LTE. Sementara 5G Aktif akan menggunakan jaringan 5G setiap kali jaringan tersebut tersedia.
4. Mengapa HP sudah disetel ke 5G tetapi masih menggunakan 4G?
Penyebabnya dapat berupa lokasi yang belum terjangkau 5G, perangkat tidak mendukung frekuensi operator, atau kartu SIM dan paket seluler belum mendukung 5G. Pada iPhone, mode 5G Otomatis juga dapat membuat perangkat berpindah ke LTE.
5. Apakah 5G harus diaktifkan secara manual setiap saat?
Tidak selalu. Pada iPhone, pengguna dapat memilih mode 5G Otomatis agar perangkat menentukan penggunaan jaringan secara otomatis. Pada Android, pengaturannya bergantung pada merek, model, versi sistem operasi, dan konfigurasi jaringan.(*)




















