JAKARTA, Signalberita.com — Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina pada Sabtu, 15 Agustus 2026, masih mengikuti penyesuaian harga yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.
Dalam penyesuaian tersebut, sejumlah BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga. Produk yang turun meliputi Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo. Penurunan terbesar terjadi pada Pertamax Turbo yang mencapai Rp1.000 per liter.
Harga Pertamax dan Pertamax Green 95
Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, harga Pertamax ditetapkan Rp15.950 per liter. Harga ini turun Rp300 dari sebelumnya Rp16.250 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green 95 mengalami penurunan Rp400 per liter, dari sebelumnya Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.
Pertamax Turbo Turun Rp1.000
Pertamax Turbo menjadi produk yang mengalami penurunan paling besar. BBM dengan Research Octane Number (RON) 98 tersebut turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
Dengan penurunan tersebut, pembelian 10 liter Pertamax Turbo menjadi Rp10.000 lebih murah di bandingkan harga sebelumnya.
Harga Berbeda di Sejumlah Wilayah
Harga BBM nonsubsidi Pertamina tidak sama di seluruh wilayah Indonesia. Perbedaan tersebut di pengaruhi oleh besaran PBBKB yang berlaku di masing-masing daerah.
Untuk Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, misalnya, harga Pertamax tercatat Rp16.300 per liter. Sementara Pertamax Turbo berada di level Rp18.700 per liter.
Khusus Bengkulu yang menerapkan PBBKB 7,5 persen, harga Pertamax turun dari Rp16.650 menjadi Rp16.300 per liter. Pertamax Turbo juga turun dari Rp19.750 menjadi Rp18.700 per liter.
Adapun harga Pertamina Dex di wilayah tersebut tercatat Rp21.650 per liter, sedangkan Dexlite Rp20.150 per liter.
Harga BBM Subsidi Tidak Berubah
Selain produk Pertamax Series, harga sejumlah BBM lainnya tidak mengalami perubahan dalam penyesuaian yang berlaku sejak 1 Agustus 2026.
Pertalite tetap di jual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, harga Dexlite berada di Rp19.700 per liter dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.
Harga Mengikuti Evaluasi Berkala
Pertamina Patra Niaga menyebut penyesuaian harga BBM nonsubsidi mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
Selain itu, kebijakan harga juga memperhatikan arahan pemerintah, daya beli masyarakat serta kondisi ketersediaan pasokan BBM nasional.
Karena harga BBM nonsubsidi dapat di evaluasi secara berkala, konsumen di sarankan memperhatikan harga sesuai wilayah masing-masing sebelum melakukan pengisian.
Untuk masyarakat di daerah dengan PBBKB 5 persen, harga Pertamax menjadi Rp15.950 per liter dan Pertamax Turbo Rp18.300 per liter. Sementara di sejumlah wilayah Sumatera, harga keduanya tercatat lebih tinggi.
Masyarakat sebaiknya mengecek harga yang berlaku di SPBU Pertamina setempat agar mendapatkan informasi terbaru sebelum mengisi BBM.(*)




















