JAKARTA – Timnas voli putri Indonesia mencatatkan hasil yang patut di apresiasi pada Kejuaraan Voli Asia 2026. Indonesia mampu finis di atas salah satu tim yang selama ini di kenal sebagai langganan empat besar Asia.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu catatan positif bagi perkembangan voli putri Indonesia di level Asia.
Sementara itu, perhatian utama kini tertuju pada Thailand yang berhasil melangkah ke final Kejuaraan Voli Asia 2026. Tim Negeri Gajah Putih hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar juara sekaligus mencatat sejarah dengan lolos ke Olimpiade untuk pertama kalinya.
Thailand kembali bertemu China pada partai final yang berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Minggu (30/8/2026).
Pertemuan Thailand dan China menjadi ulangan final Kejuaraan Asia 2023. Saat itu, Thailand yang bermain di kandang berhasil mengalahkan China dengan skor 3-2, melalui pertarungan ketat 25-21, 25-27, 25-19, 20-25, 16-14.
Gelar tersebut menjadi trofi ketiga Thailand di Kejuaraan Asia setelah sebelumnya menjadi juara pada 2009 dan 2013.
Namun, situasi pada final 2026 berbeda. Kali ini China tampil di hadapan pendukung sendiri dan berambisi merebut gelar juara dari Thailand.
Selain menentukan juara Asia, pertandingan final juga memiliki arti penting dalam perebutan tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Juara Kejuaraan Asia akan mendapatkan slot menuju pesta olahraga terbesar dunia tersebut.
Bagi Thailand, kesempatan ini sangat berharga. Selama ini Thailand dikenal sebagai salah satu kekuatan utama voli putri Asia dan kerap menjadi wakil ASEAN di berbagai ajang internasional, termasuk Kejuaraan Dunia dan Volleyball Nations League.
Jika berhasil mengalahkan China, Thailand tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai juara Asia, tetapi juga berpeluang mencatat sejarah baru dengan tampil di Olimpiade 2028.(*)




















