• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
    • Batanghari
    • Bute
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sungai Penuh
    • Sarko
    • Tanjab
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Milenial
    • Politik
    • Otomotif
    • Sastra & Budaya
    • Teknologi
    • Wisata Kita
    • Opini
    • Uncategorized
    • Video Viral
Jumat, Oktober 16, 2026
signalberita.com
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
signalberita.com
No Result
View All Result

Gubernur Sherly Tjoanda Sebut Kas Daerah Maluku Utara Terbatas, Gaji PPPK Terancam

Redaksi SB by Redaksi SB
31 Agustus 2026
0
Gubernur Sherly Tjoanda Sebut Kas Daerah Maluku Utara Terbatas

Gubernur Sherly Tjoanda Sebut Kas Daerah Maluku Utara Terbatas

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Signalberita.com — Gaji Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK), di Pemerintah Provinsi Maluku Utara bakal terancam tidak di bayar. Hal ini dampak dari tekanan fiskal akibat tingginya kebutuhan belanja pegawai.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkapkan, kondisi kas daerah saat ini belum cukup untuk menjamin pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga akhir 2026.

Persoalan tersebut di sampaikan Sherly dalam rapat kerja Komisi II DPR bersama sejumlah kepala daerah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

BacaJuga

Empat Tantangan Motor Listrik di Indonesia, Mengapa Penjualannya Belum Sekencang Mobil Listrik?

Kabut Asap, Warga Keluhkan Sesak Napas dan Mata Perih

Sherly menilai kebijakan relaksasi yang memungkinkan daerah mengalokasikan belanja pegawai lebih dari batas 30 persen belum menyelesaikan persoalan yang di hadapi pemerintah daerah.

Menurutnya, masalah utama Maluku Utara bukan hanya mengenai batas persentase belanja pegawai, tetapi juga menyangkut ketersediaan kas untuk memenuhi kewajiban pembayaran gaji PPPK sampai penghujung tahun.

Beban Belanja Pegawai Lebihi DAU

Dalam rapat tersebut, Sherly mengungkapkan adanya ketimpangan antara Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Maluku Utara dan kebutuhan belanja pegawai.

Ia menyebut DAU Maluku Utara berada di kisaran Rp960 miliar, sedangkan anggaran untuk belanja pegawai mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

Kondisi itu membuat ruang fiskal pemerintah daerah semakin terbatas untuk membiayai kebutuhan pembangunan lainnya.

Sherly juga menyoroti ketidakpastian Transfer ke Daerah (TKD) pada 2027. Ia mempertanyakan apakah pemerintah daerah akan kembali menghadapi pengurangan transfer fiskal dari pemerintah pusat pada tahun mendatang.

Ruang Pemerintah Daerah untuk Tingkatkan PAD Terbatas

Selain persoalan belanja pegawai, Sherly menilai pemerintah daerah memiliki ruang yang terbatas untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, sejumlah kewenangan yang sebelumnya dapat dimanfaatkan daerah untuk melakukan inovasi pendapatan kini berada di tingkat pemerintah pusat.

Kondisi tersebut, kata Sherly, membuat pemerintah daerah kesulitan mencari solusi ketika kemampuan fiskal tidak sebanding dengan besarnya kewajiban belanja.

Ia juga menilai regulasi terkait aparatur sipil negara (ASN), termasuk PPPK, membuat pemerintah daerah tidak memiliki fleksibilitas yang cukup dalam mengelola kebutuhan anggaran.

Sherly Usulkan Sebagian DBH Dikembalikan ke Daerah

Untuk mengatasi tekanan fiskal tersebut, Sherly mengusulkan agar sebagian Dana Bagi Hasil (DBH) yang saat ini dikelola pemerintah pusat dapat di kembalikan kepada daerah penghasil.

Menurutnya, tambahan ruang fiskal dari DBH dapat membantu pemerintah daerah menjaga keseimbangan antara kebutuhan belanja pegawai dan pembiayaan pembangunan.

Sherly menegaskan, usulan tersebut bukan berarti pemerintah pusat harus mengambil alih pembayaran gaji PPPK melalui APBN.

Ia menilai kebijakan tersebut dapat menjadi jalan tengah agar daerah memiliki kemampuan fiskal yang lebih baik.

Infrastruktur Berpotensi Terdampak

Sherly juga mengingatkan bahwa peningkatan porsi belanja pegawai berpotensi mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, relaksasi belanja pegawai memang dapat memberikan ruang bagi pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban terhadap aparatur. Namun, apabila tidak diikuti dengan penguatan fiskal, kebijakan tersebut di khawatirkan mengorbankan anggaran pembangunan.

Padahal, infrastruktur di nilai menjadi salah satu fondasi penting untuk menarik investasi, meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, Sherly berharap persoalan fiskal daerah, termasuk pembiayaan PPPK, dapat memperoleh solusi yang tidak hanya menyelesaikan kebutuhan belanja pegawai, tetapi juga tetap menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

FAQ Berita Sherly Tjoanda dan Gaji PPPK Maluku Utara

1. Siapa yang mengungkapkan persoalan kas daerah untuk gaji PPPK?

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda yang menyampaikan persoalan tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR.

2. Apa persoalan utama yang dihadapi Pemprov Maluku Utara?

Pemprov Maluku Utara menghadapi tekanan fiskal dan keterbatasan kas untuk memenuhi pembayaran gaji PPPK hingga akhir 2026.

3. Berapa DAU Maluku Utara yang disebut Sherly Tjoanda?

Sherly menyebut DAU Maluku Utara berada di kisaran Rp960 miliar.

4. Berapa besar belanja pegawai Maluku Utara?

Menurut Sherly, belanja pegawai Maluku Utara mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

5. Apa kekhawatiran Sherly terkait TKD 2027?

Sherly mempertanyakan kemungkinan adanya kembali pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) pada 2027 yang dapat mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah.

6. Apa solusi yang diusulkan Sherly Tjoanda?

Sherly mengusulkan agar sebagian Dana Bagi Hasil (DBH) dapat di kembalikan kepada daerah penghasil sehingga kapasitas fiskal daerah menjadi lebih kuat.

7. Mengapa belanja infrastruktur ikut menjadi perhatian?

Karena peningkatan belanja pegawai dapat mengurangi ruang anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang di butuhkan untuk mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi.

8. Apakah Sherly meminta pemerintah pusat membayar gaji PPPK?

Tidak. Sherly menegaskan usulannya terkait pengembalian sebagian DBH kepada daerah bukan berarti meminta pemerintah pusat menanggung pembayaran gaji PPPK melalui APBN.

9. Mengapa pemerintah daerah sulit meningkatkan PAD?

Menurut Sherly, ruang inovasi daerah dalam meningkatkan pendapatan semakin terbatas karena sejumlah kewenangan berada di pemerintah pusat.

10. Apa dampak yang di khawatirkan jika persoalan fiskal tidak di selesaikan?

Jika tekanan belanja pegawai terus meningkat tanpa penguatan pendapatan daerah, anggaran pembangunan infrastruktur berpotensi tertekan dan pada akhirnya dapat memengaruhi upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

Tags: APBDBelanja PegawaiDAUDBHfiskal daerahGaji PPPKGubernur Maluku Utarakas daerahMaluku UtaraPPPKSherly TjoandaTKD
Previous Post

Kejuaraan Voli Asia 2026: Indonesia Finis di Atas Tim 4 Besar, Thailand Berjuang ke Olimpiade 2028

Next Post

Tumbuh Hanya 2 Daun, Tanaman ini Bisa Hidup 2.000 Tahun di Gurun Kering

Related Posts

Empat Tantangan Motor Listrik di Indonesia, Mengapa Penjualannya Belum Sekencang Mobil Listrik?
BERITA TERPOPULER

Empat Tantangan Motor Listrik di Indonesia, Mengapa Penjualannya Belum Sekencang Mobil Listrik?

by Redaksi SB
15 Oktober 2026
0

JAKARTA SB– Penjualan sepeda motor listrik di Indonesia belum menunjukkan pertumbuhan sepesat mobil listrik. Sejumlah tantangan, mulai dari jarak tempuh,...

Read more
Kabut Asap, Warga Keluhkan Sesak Napas dan Mata Perih

Kabut Asap, Warga Keluhkan Sesak Napas dan Mata Perih

14 Oktober 2026
115 Rumah di Limau Purut Tapan Passel Diterjang Banjir

115 Rumah di Limau Purut Tapan Passel Diterjang Banjir, 1 Orang Dikabarkan Hanyut

11 Oktober 2026
Marc Marquez Juara Sprint Mandalika, BMW E30 Listrik hingga Tips Berkendara Skutik

Marc Marquez Juara Sprint Mandalika, BMW E30 Listrik hingga Tips Berkendara Skutik

11 Oktober 2026
Kejuaraan Dunia Foto dan Video Bawah Air

Kejuaraan Dunia Foto dan Video Bawah Air CMAS 2026 Digelar di Indonesia 

9 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

signalberita.com

Media online yang menyajikan berita terupdate, fokus mengabarkan berita Politik, Nasional, Ekslusif, Hukrim, Sosial Budaya dan berita terpopuler lainnya.

Follow Us

Kecamatan Depati VII

Berita Terbaru

Tiga Daerah Ini di Jambi Masuk Status ISPU Berbahaya

Tiga Daerah Ini di Jambi Masuk Status ISPU Berbahaya 

16 Oktober 2026
3 Game Sosial Berbasis Blockchain yang Seru

3 Game Sosial Berbasis Blockchain yang Seru Buat Mabar di Oktober 2026

15 Oktober 2026

Kategori Populer

  • Advetorial
  • Artikel
  • Batanghari
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • Bute
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kota Jambi
  • LAINNYA
  • Milenial
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video Viral
  • Wisata Kita

BERITA TERBARU

Tiga Daerah Ini di Jambi Masuk Status ISPU Berbahaya

Tiga Daerah Ini di Jambi Masuk Status ISPU Berbahaya 

16 Oktober 2026
3 Game Sosial Berbasis Blockchain yang Seru

3 Game Sosial Berbasis Blockchain yang Seru Buat Mabar di Oktober 2026

15 Oktober 2026
Cek Endra Dorong Percepatan Hilirisasi Kopi dan Kayu Manis

Cek Endra Dorong Percepatan Hilirisasi Kopi dan Kayu Manis Kerinci 

15 Oktober 2026
Wabup Morison Hadiri MoU Penegakan HAM

Wabup Morison Hadiri MoU Penegakan HAM dan Pencegahan TPPO

15 Oktober 2026
Cicilan Mobil Kamu Menunggak? ini  Aturan Penarikan, dan Solusinya

Cicilan Mobil Kamu Menunggak? ini  Aturan Penarikan, dan Solusinya

15 Oktober 2026
Empat Tantangan Motor Listrik di Indonesia, Mengapa Penjualannya Belum Sekencang Mobil Listrik?

Empat Tantangan Motor Listrik di Indonesia, Mengapa Penjualannya Belum Sekencang Mobil Listrik?

15 Oktober 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA

Copyright © 2023 www.signalberita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.signalberita.com