• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
    • Batanghari
    • Bute
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sungai Penuh
    • Sarko
    • Tanjab
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Milenial
    • Politik
    • Otomotif
    • Sastra & Budaya
    • Teknologi
    • Wisata Kita
    • Opini
    • Uncategorized
    • Video Viral
Minggu, September 27, 2026
signalberita.com
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
signalberita.com
No Result
View All Result

Great Red Spot Jupiter, Badai Raksasa yang Lebih Besar dari Bumi

Redaksi SB by Redaksi SB
16 September 2026
0
Great Red Spot Jupiter

Great Red Spot Jupiter

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Signalberita.com – Fenomena atmosfer yang telah menarik perhatian para astronom selama berabad-abad. Fenomena tersebut berada di Jupiter, planet terbesar di Tata Surya, dan dikenal sebagai Great Red Spot atau Bintik Merah Raksasa.

Great Red Spot merupakan pusaran badai bertekanan tinggi yang berputar berlawanan arah jarum jam di belahan selatan Jupiter. Fenomena ini bukanlah permukaan padat seperti daratan di Bumi, melainkan bagian dari atmosfer Jupiter yang tersusun atas lapisan gas tebal.

Ukuran badai tersebut membuatnya menjadi salah satu fenomena atmosfer paling ekstrem yang di ketahui di Tata Surya. Pada masa pengamatan sebelumnya, diameternya bahkan lebih besar daripada diameter Bumi. Namun, ukurannya terus mengalami perubahan dan cenderung menyusut dalam beberapa dekade terakhir.

BacaJuga

Keren Zhu, Istri Larry Ellison yang Punya Latar Belakang Pendidikan

Timnas Basket Putri Indonesia Siapkan Mental Hadapi Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026

Telah Diamati Selama Berabad-abad

Pengamatan terhadap fenomena seperti Bintik Merah Raksasa telah di lakukan sejak abad ke-17. Astronom Giovanni Domenico Cassini tercatat mengamati sebuah bintik di Jupiter pada 1665, meskipun para ilmuwan masih memperdebatkan apakah fenomena tersebut merupakan badai yang sama dengan Great Red Spot yang diamati pada era modern.

Great Red Spot yang di kenal saat ini telah diamati secara konsisten sejak abad ke-19. Karena itu, para ilmuwan dapat memastikan bahwa fenomena tersebut telah bertahan selama setidaknya beberapa abad.

Berbeda dengan badai di Bumi yang di pengaruhi oleh daratan dan lautan, Jupiter tidak memiliki permukaan padat seperti Bumi. Atmosfernya di dominasi hidrogen dan helium sehingga sistem cuacanya bekerja dengan mekanisme yang sangat berbeda.

Anginnya Bisa Mencapai Ratusan Kilometer per Jam

Salah satu karakteristik paling ekstrem Great Red Spot adalah kecepatan anginnya. Pengukuran dari misi dan pengamatan teleskop menunjukkan bahwa angin di sekitar badai dapat mencapai sekitar 400–600 kilometer per jam, tergantung lokasi dan metode pengukuran.

Kecepatan tersebut jauh melampaui badai tropis yang umumnya terjadi di Bumi.

Great Red Spot juga bukan sekadar pusaran yang berada di lapisan permukaan. Pengamatan menunjukkan bahwa badai tersebut menjulang jauh ke atmosfer Jupiter dan memiliki struktur vertikal yang berbeda di bandingkan awan-awan di sekitarnya.

Mengapa Warnanya Merah?

Warna merah atau jingga yang menjadi ciri khas Great Red Spot hingga kini belum sepenuhnya terpecahkan.

Salah satu penjelasan yang banyak di bahas ilmuwan adalah terjadinya reaksi kimia pada material di atmosfer bagian atas Jupiter akibat paparan radiasi ultraviolet Matahari. Senyawa yang berada di atmosfer Jupiter kemudian dapat mengalami perubahan kimia sehingga menghasilkan material berwarna kemerahan.

Namun, komposisi pasti yang menyebabkan warna khas tersebut masih menjadi objek penelitian.

Ukurannya Terus Berubah

Great Red Spot pernah memiliki ukuran yang jauh lebih besar di bandingkan sekarang. Pengamatan selama puluhan tahun menunjukkan adanya kecenderungan penyusutan ukuran badai tersebut.

Meski demikian, perubahan ukuran tidak berarti badai itu akan segera menghilang. Great Red Spot masih menjadi salah satu struktur atmosfer terbesar dan paling mudah dikenali di Jupiter.

Keberadaannya memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mempelajari bagaimana atmosfer planet raksasa bekerja, termasuk pola angin, turbulensi, komposisi awan, serta dinamika cuaca di dunia yang sangat berbeda dari Bumi.

Jupiter sendiri berjarak ratusan juta kilometer dari Bumi dan memiliki kondisi lingkungan yang sangat ekstrem. Karena itu, mengamati Great Red Spot dari dekat masih menjadi tantangan besar bagi eksplorasi antariksa.

Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Tata Surya masih menyimpan banyak fenomena alam yang jauh berbeda dari apa yang kita alami di Bumi.(*)

Tags: AstronomiBintik Merah RaksasaFakta UnikFenomena AlamGreat Red SpotJupiterLuar AngkasaMisteri Alam SemestaPlanet JupiterSainsTata Surya
Previous Post

Free Fire x Naruto Hadir Lagi di Bermuda, Banyak Bundle Gratisan!

Next Post

Tak Hanya Kerinci, Kasus ISPA di Sungai Penuh Juga Melonjak

Related Posts

Keren Zhu, Istri Larry Ellison yang Punya Latar Belakang Pendidikan
Internasional

Keren Zhu, Istri Larry Ellison yang Punya Latar Belakang Pendidikan

by Redaksi SB
26 September 2026
0

JAKARTA, Signalberita.com – Nama Keren Zhu menjadi perhatian setelah hubungannya dengan pendiri Oracle, Larry Ellison, diketahui publik. Perempuan kelahiran China...

Read more

Timnas Basket Putri Indonesia Siapkan Mental Hadapi Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026

24 September 2026
Kalah dari Tiongkok 41-110, Basket Putri Indonesia Tetap Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Kalah dari Tiongkok 41-110, Basket Putri Indonesia Tetap Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

22 September 2026
Kampung Atlet Asian Games 2026 Disorot, Sejumlah Kontingen Keluhkan Akomodasi

Kampung Atlet Asian Games 2026 Disorot, Sejumlah Kontingen Keluhkan Akomodasi

21 September 2026
Malaysia Tantang Indonesia di Perempat Final Asian Games 2026

Malaysia Tantang Indonesia di Perempat Final Asian Games 2026

21 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

signalberita.com

Media online yang menyajikan berita terupdate, fokus mengabarkan berita Politik, Nasional, Ekslusif, Hukrim, Sosial Budaya dan berita terpopuler lainnya.

Follow Us

Kecamatan Depati VII

Berita Terbaru

Cara Pemula Memasuki Tikungan

Cara Pemula Memasuki Tikungan, Ini Teknik yang Perlu Diperhatikan

26 September 2026
Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta

Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta, Bimtek BPD Sungai Penuh Dinilai Pemborosan 

26 September 2026

Kategori Populer

  • Advetorial
  • Artikel
  • Batanghari
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • Bute
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kota Jambi
  • LAINNYA
  • Milenial
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video Viral
  • Wisata Kita

BERITA TERBARU

Cara Pemula Memasuki Tikungan

Cara Pemula Memasuki Tikungan, Ini Teknik yang Perlu Diperhatikan

26 September 2026
Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta

Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta, Bimtek BPD Sungai Penuh Dinilai Pemborosan 

26 September 2026
Pembangunan jalan Tol Palembang - Betung

Pembangunan jalan Tol Palembang – Betung Terus Di kebut, Progres Mencapai 87 Persen

26 September 2026
Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri

Masyarakat Tak Perlu Susah Antre, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri

26 September 2026
PDI Perjuangan Akan Pasang Bendera Setengah Tiang

PDI Perjuangan Akan Pasang Bendera Setengah Tiang Atas Wafat Guruh Soekarno Putra 

26 September 2026
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di Kebut

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di Kebut, Ditargetkan Ketok Palu 8 Oktober 2026

26 September 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA

Copyright © 2023 www.signalberita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.signalberita.com