SUNGAIPENUH, Signalberita.com – Kualitas udara di kota Sungai Penuh, masih memprihatinkan, hal ini di sebabkan Kabut asap yang masih pekat mulai menyelimuti wilayah Kota Sungai Penuh.
Bahkan, akibat kualitas udara yang tidak Sehat mengakibatkan kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di kota Sungai Penuh Meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi, membenarkan hal tersebut. Dia menyebut berdasarkan data terakhir, jumlah kasus ISPA telah mencapai 961 kasus.
Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal. Dalam situasi sehari-hari, jumlah kasus ISPA di Kota Sungai Penuh biasanya berada pada kisaran 80 hingga 90 kasus per hari.
“Jumlahnya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa,” ujar Gunardi, Rabu (16/9/2026).
Menurut Gunardi, peningkatan kasus tersebut terjadi bersamaan dengan munculnya kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kota Sungai Penuh.
Meski demikian, Gunardi menyampaikan bahwa indeks pencemaran udara saat ini masih berada dalam kategori rendah. Namun, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai, terutama oleh masyarakat yang memiliki gangguan atau keluhan pada saluran pernapasan.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi. Warga juga dianjurkan menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan udara yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
Selain itu, masyarakat yang mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya diminta segera memeriksakan kondisi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Dinas Kesehatan juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala yang muncul, terlebih apabila keluhan semakin berat.
Peningkatan kasus ISPA tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus memantau kondisi kesehatan masyarakat seiring dengan munculnya kabut asap di wilayah Kota Sungai Penuh.(Tim)



















