JAKARTA, Signalberita.com – Konsumsi kopi di Amerika Serikat (AS) masih menunjukkan tren kuat. Minat masyarakat terhadap kopi specialty bahkan mencatat rekor baru, sementara konsumsi kopi di luar rumah terus mendekati level sebelum pandemi Covid-19.
Temuan tersebut berdasarkan laporan National Coffee Data Trends (NCDT) Fall 2026, yang di lakukan Dig Insights untuk National Coffee Association (NCA). Survei ini digelar pada 8–24 Juni 2026 dengan melibatkan 1.882 orang dewasa di AS.
NCDT kini di terbitkan dua kali dalam setahun untuk memantau perkembangan perilaku konsumsi kopi masyarakat Amerika.
Kopi Tetap Jadi Minuman Favorit
Laporan tersebut menunjukkan kopi masih menjadi minuman yang paling banyak di konsumsi masyarakat AS. Sekitar 66% orang dewasa berusia 18 tahun ke atas mengaku minum kopi pada hari sebelumnya.
Angka tersebut relatif tidak berubah di bandingkan hasil survei Januari 2026.
Di bawah kopi, minuman yang paling banyak di konsumsi adalah air minum dalam kemasan sebesar 64%, soda 43%, teh 42%, dan jus 23%.
Rata-rata konsumen kopi di AS mengonsumsi sekitar 2,6 cangkir per hari.
Dari seluruh responden yang minum kopi pada hari sebelumnya, sebanyak 83% mengonsumsi kopi di rumah. Sementara itu, konsumsi kopi di luar rumah mencapai 38%.
Angka konsumsi kopi di luar rumah tersebut menjadi yang tertinggi sejak Januari 2020, menunjukkan aktivitas konsumsi kopi di kafe, restoran, kedai, dan lokasi lainnya kembali mendekati pola sebelum pandemi.
Kopi Specialty Cetak Rekor Baru
Perubahan menarik terlihat pada meningkatnya popularitas kopi specialty.
Sebanyak 48% orang dewasa Amerika mengaku mengonsumsi kopi specialty pada hari sebelumnya. Angka ini menjadi rekor baru dan naik dari 47% pada laporan sebelumnya.
Jika di hitung berdasarkan konsumsi dalam sepekan terakhir, proporsinya bahkan mencapai 59%.
Salah satu pendorong pertumbuhan tersebut adalah minuman berbasis espresso. Sebanyak 47% orang dewasa AS mengonsumsi minuman berbasis espresso dalam sepekan terakhir.
Angka tersebut meningkat 17,5% di bandingkan 2022.
Jenis minuman espresso yang paling banyak dikonsumsi antara lain espresso dan latte yang masing-masing mencapai 20%. Berikutnya cappuccino 17%, mocha 13%, americano 10%, macchiato 10%, dan flat white 4%.
Konsumsi Kopi Berbeda di Setiap Wilayah
Konsumsi kopi juga menunjukkan perbedaan berdasarkan wilayah.
Kawasan Northeast mencatat persentase konsumsi kopi harian tertinggi, yakni 73%. Selanjutnya West sebesar 67%, Midwest 65%, dan South 62%.
Untuk konsumsi kopi di luar rumah, sebanyak 55% konsumen kopi yang melakukan pembelian dalam sepekan terakhir mengaku memesan melalui layanan drive-thru.
Sementara itu, penggunaan aplikasi untuk memesan kopi mencapai rekor baru sebesar 40%.
Toko Kelontong Masih Jadi Tempat Belanja Utama
Untuk kebutuhan konsumsi kopi di rumah, toko kelontong atau grocery store masih menjadi saluran pembelian utama.
Namun, porsinya turun menjadi 35% pada survei terbaru, dibandingkan 42% pada Januari 2026.
Sebaliknya, pembelian kopi melalui mass merchandiser meningkat dari 23% menjadi 28%.
Kopi Dingin Makin Populer
Survei yang di lakukan pada musim panas juga menunjukkan peningkatan konsumsi kopi dingin.
Sebanyak 21% peminum kopi pada hari sebelumnya mengonsumsi kopi dingin, sementara 71% memilih kopi panas.
Pada Januari 2026, konsumsi kopi dingin tercatat 17%, sedangkan kopi panas mencapai 78%.
Jika di bandingkan dengan 2022, konsumsi kopi dingin secara keseluruhan juga meningkat dari 16%.
Sementara berdasarkan waktu konsumsi, 84% peminum kopi mengonsumsinya saat sarapan. Sebanyak 35% minum kopi pada pagi hari, 18% saat makan siang, 18% pada sore hari, 8% saat makan malam, dan 10% pada malam hari.
Mesin Kopi Drip Masih Paling Populer
Dalam hal metode penyeduhan, mesin kopi drip masih menjadi pilihan utama masyarakat AS dengan porsi 38%.
Berikutnya adalah single-cup brewer 22%, ready-to-drink 17%, cold brew 15%, mesin espresso 11%, kopi instan 11%, serta mesin bean-to-cup 9%.
Selain rasa, kopi juga dianggap memberikan manfaat fungsional bagi konsumen.
Sebanyak 71% responden mengatakan kopi membantu meningkatkan fokus mental. Sebanyak 70% menyebut kopi membantu mereka menyelesaikan berbagai aktivitas.
Kemudian 56% responden menilai kopi baik bagi kesehatan, sedangkan 53% mengatakan kopi membantu meningkatkan daya tahan fisik.
Harga Kopi Berjangka Kembali Tertekan
Di tengah kuatnya konsumsi kopi di Amerika Serikat, harga kopi berjangka justru mengalami tekanan setelah sempat menguat pada awal pekan.
Di New York, kontrak kopi untuk pengiriman Desember turun 2,4% dan di tutup pada level 283,65 sen per pon. Sementara di London, kontrak pengiriman November melemah 1,5% menjadi US$3.481 per ton.
Tekanan terhadap harga kopi salah satunya dipengaruhi kondisi cuaca yang di nilai mendukung produksi di dua negara produsen kopi utama dunia, Brasil dan Vietnam.
Di Brasil, curah hujan yang berada jauh di atas rata-rata musiman di nilai mendukung proses pembungaan tanaman Arabika untuk musim panen 2027/2028.
Sementara di Vietnam, curah hujan yang tinggi meningkatkan kelembapan tanah dan di perkirakan membantu tahap akhir perkembangan tanaman Robusta untuk musim panen berikutnya di kawasan Central Highlands.
Dengan kondisi konsumsi yang tetap kuat di pasar Amerika Serikat dan meningkatnya minat terhadap kopi specialty, perkembangan harga komoditas kopi global masih akan di pengaruhi oleh keseimbangan antara permintaan konsumen dan prospek produksi dari negara-negara penghasil utama.
FAQ Konsumsi Kopi di Amerika Serikat 2026
1. Berapa banyak orang Amerika yang minum kopi setiap hari?
Sekitar 66% orang dewasa di Amerika Serikat mengaku mengonsumsi kopi pada hari sebelumnya berdasarkan NCDT Fall 2026.
2. Berapa rata-rata konsumsi kopi masyarakat Amerika Serikat?
Peminum kopi di AS rata-rata mengonsumsi sekitar 2,6 cangkir kopi per hari.
3. Apakah konsumsi kopi specialty meningkat?
Ya. Sebanyak 48% orang dewasa AS mengonsumsi kopi specialty pada hari sebelumnya, menjadi angka tertinggi dalam survei NCDT.
4. Apa jenis minuman specialty yang paling populer?
Minuman berbasis espresso menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kopi specialty. Espresso dan latte masing-masing dikonsumsi oleh 20% responden, disusul cappuccino 17% dan mocha 13%.
5. Apakah konsumsi kopi di luar rumah meningkat?
Ya. Konsumsi kopi di luar rumah mencapai 38% di antara peminum kopi pada hari sebelumnya, menjadi level tertinggi sejak Januari 2020.
6. Bagaimana tren konsumsi kopi dingin di AS?
Sebanyak 21% peminum kopi mengonsumsi kopi dingin pada hari sebelumnya. Angka tersebut meningkat dibandingkan 17% pada Januari 2026 dan 16% pada 2022.
7. Metode penyeduhan kopi apa yang paling populer di Amerika Serikat?
Mesin kopi drip menjadi metode paling populer dengan 38%, diikuti single-cup brewer 22%, ready-to-drink 17%, dan cold brew 15%.
8. Mengapa masyarakat Amerika Serikat mengonsumsi kopi?
Selain menikmati rasa, 71% responden mengatakan kopi membantu meningkatkan fokus mental dan 70% menyebut kopi membantu mereka menyelesaikan aktivitas.
9. Bagaimana perkembangan harga kopi berjangka?
Harga kopi berjangka mengalami tekanan. Kontrak Desember di New York turun 2,4% menjadi 283,65 sen per pon, sedangkan kontrak November di London turun 1,5% menjadi US$3.481 per ton.
10. Mengapa harga kopi berjangka mengalami tekanan?
Salah satu faktor yang menekan harga adalah kondisi cuaca yang mendukung prospek produksi di Brasil dan Vietnam, dua negara produsen kopi utama dunia.



















