Signalberita.com – Pemerintah berencana menguji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam bentuk transfer tunai langsung pada kuartal I hingga II 2027. Skema tersebut disiapkan untuk membuat penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah masih melakukan pengolahan dan pemutakhiran data penerima bansos. Data tersebut menjadi dasar untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang sesuai kriteria.
Luhut menyebut pemerintah mempertimbangkan mekanisme penyaluran bantuan melalui transfer tunai. Namun, penggunaan dana kemungkinan tetap dibatasi melalui sistem kupon atau mekanisme pengawasan tertentu.
“Bansos itu nanti pada ujungnya akan kita berikan cash. Mungkin pakai kupon, supaya penggunaannya benar,” ujar Luhut.
Menurut dia, bantuan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, seperti telur, ayam, dan kebutuhan pangan lainnya. Pemerintah ingin memastikan dana bantuan digunakan sesuai tujuan, bukan untuk keperluan seperti judi online maupun minuman keras.
Pemerintah menargetkan proses pengolahan data penerima selesai pada akhir 2026. Setelah itu, uji coba mekanisme penyaluran bansos tunai ditargetkan berlangsung pada kuartal I hingga II 2027.(*)



















