• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
    • Batanghari
    • Bute
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sungai Penuh
    • Sarko
    • Tanjab
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Milenial
    • Politik
    • Otomotif
    • Sastra & Budaya
    • Teknologi
    • Wisata Kita
    • Opini
    • Uncategorized
    • Video Viral
Minggu, September 27, 2026
signalberita.com
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
signalberita.com
No Result
View All Result

Dikira Sehat, Ternyata 5 Makanan ini Bisa Memicu Kolesterol Tinggi

Redaksi SB by Redaksi SB
20 September 2026
0
Ternyata 5 Makanan ini Bisa Memicu Kolesterol

Ternyata 5 Makanan ini Bisa Memicu Kolesterol. Foto: Ilustrasi AI

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Signalberita.com – Terkadang sebagian orang berfikir makanan yang sehat, namun ternyata bisa memicu kolesterol yang tinggi pada tubuh. Seperti makanan yang selama ini di anggap sehat juga perlu di konsumsi secara bijak karena dapat menyumbang lemak jenuh, gula tambahan, atau kalori berlebih.

Santan, jenis seafood tertentu, keju, mentega, kopi dengan tambahan krim hingga granola kemasan merupakan beberapa makanan yang perlu diperhatikan porsinya.

Bukan berarti makanan tersebut harus di hindari sepenuhnya. Yang lebih penting adalah memperhatikan jumlah konsumsi, komposisi bahan serta cara pengolahannya.

BacaJuga

Ingin Daftar BPJS Kesehatan Gratis, Perhatikan Syarat dan Tahapannya

Kebijakan Baru Belum Ditetapkan, Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3 Masih Berlaku September 2026

Tidak Semua Makanan yang Di anggap Sehat Aman Dikonsumsi Berlebihan

Predikat sehat pada sebuah makanan bukan berarti makanan tersebut bebas dari lemak atau dapat di konsumsi tanpa batas.

Beberapa bahan alami justru memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi. Lemak jenuh perlu di perhatikan karena dapat berkontribusi terhadap meningkatnya kadar kolesterol LDL atau yang sering di sebut sebagai kolesterol jahat.

Selain itu, kadar kolesterol dalam darah tidak hanya di pengaruhi kolesterol dari makanan. Tubuh juga memproduksi kolesterol secara alami. Pola makan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans menjadi salah satu faktor yang perlu di perhatikan dalam menjaga kadar LDL.

Karena itu, menjaga kolesterol tidak cukup hanya dengan menghindari makanan tertentu. Pola makan secara keseluruhan, ukuran porsi dan cara memasak juga memiliki peran penting.

1. Santan Kental

Santan menjadi bahan yang sangat umum digunakan dalam masakan Indonesia, mulai dari gulai, opor hingga lodeh.

Karena berasal dari tumbuhan, santan terkadang di anggap lebih sehat dibandingkan sumber lemak hewani. Namun, kelapa mengandung lemak jenuh sehingga konsumsi santan kental dalam jumlah banyak dan terlalu sering dapat meningkatkan asupan lemak jenuh.

Bagi masyarakat yang tetap ingin mengonsumsi makanan bersantan, jumlah santan dapat di kurangi atau di buat lebih encer. Hidangan juga bisa di perbanyak dengan sayuran dan bahan makanan lain yang lebih rendah lemak.

Dengan begitu, makanan bersantan tetap dapat di nikmati tanpa menjadikannya sumber utama lemak jenuh dalam menu harian.

2. Seafood Tertentu

Tidak semua seafood harus di anggap sebagai makanan yang buruk untuk kolesterol. Sejumlah ikan seperti salmon, tuna dan makarel justru di kenal sebagai sumber lemak tak jenuh dan omega-3.

Namun, beberapa seafood seperti udang dan kerang mengandung kolesterol makanan dalam jumlah cukup tinggi. Cara memasaknya juga perlu diperhatikan.

Seafood yang di goreng dengan tepung, di masak menggunakan banyak mentega atau di sajikan bersama saus krim tentu memiliki komposisi lemak yang berbeda di bandingkan seafood yang dikukus atau di panggang.

Karena itu, seafood tetap dapat menjadi bagian dari menu seimbang dengan memperhatikan porsi dan memilih metode memasak yang lebih sederhana.

3. Keju, Mentega dan Produk Susu Full Cream

Keju dan susu mengandung sejumlah nutrisi penting, termasuk protein dan kalsium. Namun, produk susu full cream, mentega, krim serta beberapa jenis keju juga memiliki kandungan lemak jenuh.

Konsumsi dalam jumlah besar dan terlalu sering dapat meningkatkan asupan lemak jenuh yang berkontribusi terhadap kadar LDL.

Penggunaan keju dalam jumlah sedikit sebagai pelengkap tentu berbeda dengan makanan yang mengandung banyak keju sekaligus, ditambah mentega dan saus krim.

Bagi yang sedang menjaga kadar kolesterol, pilihan produk susu rendah lemak serta penggunaan mentega dan krim secara terbatas dapat menjadi pertimbangan.

4. Kopi Kekinian dengan Banyak Krim dan Topping

Kopi hitam tanpa tambahan gula atau krim memiliki komposisi yang berbeda dengan minuman kopi kekinian.

Beberapa minuman kopi saat ini menggunakan whipped cream, krimer, susu full cream, saus karamel serta berbagai topping. Kombinasi tersebut dapat meningkatkan kandungan gula dan lemak dalam satu porsi minuman.

Hal serupa berlaku pada minuman yang menggunakan label atau bahan yang terkesan sehat, tetapi tetap diberi gula, krim atau topping dalam jumlah besar.

Jika di konsumsi sesekali, tentu berbeda dengan kebiasaan mengonsumsi minuman tinggi gula dan krim setiap hari.

Untuk pilihan yang lebih sederhana, konsumen dapat mengurangi gula, krim dan topping serta memilih ukuran minuman yang lebih kecil.

5. Granola dan Sereal Manis Kemasan

Granola sering di pandang sebagai menu sarapan sehat karena dibuat dari oat, biji-bijian, kacang atau buah kering.

Namun, kandungan setiap produk granola tidak selalu sama. Sebagian produk kemasan memiliki tambahan gula, madu, sirup, cokelat atau pemanis lainnya.

Begitu pula dengan sejumlah produk sereal sarapan yang dapat mengandung gula cukup tinggi.

Gula tambahan memang tidak sama dengan lemak jenuh dan tidak secara langsung berarti meningkatkan LDL. Namun, konsumsi makanan tinggi gula secara berlebihan dapat menyumbang kelebihan kalori dan berkaitan dengan berbagai persoalan metabolik.

Karena itu, jangan hanya melihat klaim seperti “whole grain” atau “high fiber”. Perhatikan pula informasi mengenai gula tambahan, lemak jenuh dan ukuran sajian pada label kemasan.

Cara Memasak Juga Perlu Di Perhatikan

Bahan makanan yang sama dapat memiliki kandungan kalori dan lemak berbeda tergantung cara pengolahannya.

Ikan yang di panggang tentu berbeda dengan ikan yang digoreng menggunakan banyak minyak. Begitu pula ayam tanpa kulit yang di panggang dibandingkan ayam yang di goreng dalam minyak dalam jumlah banyak.

Mengukus, merebus, memanggang atau menumis menggunakan sedikit minyak dapat menjadi alternatif di bandingkan metode deep frying.

Namun, teknik memasak yang lebih sehat tidak otomatis membuat bahan makanan tinggi lemak jenuh menjadi rendah lemak. Santan kental, misalnya, tetap mengandung lemak jenuh meskipun tidak di gunakan untuk menggoreng makanan.

Sebaliknya, bahan makanan yang sebenarnya baik dapat menjadi kurang sehat apabila di olah menggunakan banyak mentega, minyak, krim atau saus tinggi lemak.

Tidak Harus Pantang, tetapi Perlu Mengatur Porsi

Menjaga kadar kolesterol bukan berarti harus menghapus seluruh makanan favorit dari menu sehari-hari.

Hal yang lebih penting adalah mengatur frekuensi dan porsi serta menjaga keseimbangan pola makan.

Makanan seperti santan, keju, seafood tertentu maupun granola tetap dapat di konsumsi selama jumlahnya sesuai dan tidak menjadi bagian terbesar dari pola makan sehari-hari.

Menu harian juga sebaiknya di lengkapi dengan sayuran, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan dan sumber protein yang lebih rendah lemak.

Beberapa makanan yang mengandung serat larut, seperti oat, kacang-kacangan, apel dan pir, juga dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan kadar kolesterol.

Perhatikan Label Makanan Kemasan

Kebiasaan membaca label nutrisi dapat membantu seseorang memilih makanan dengan komposisi yang lebih sesuai.

Beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain kandungan lemak jenuh, lemak trans, gula tambahan serta ukuran sajian.

Dengan memahami komposisi makanan, masyarakat tidak hanya terpaku pada klaim seperti “sehat”, “alami” atau “tinggi serat”, tetapi juga dapat melihat kandungan sebenarnya dalam satu porsi.

Pada akhirnya, menjaga kolesterol bukan semata-mata soal menghindari makanan tertentu. Pola makan seimbang, pengaturan porsi dan pemilihan metode memasak menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Jika memiliki kadar kolesterol tinggi atau kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan pola makan yang sesuai dengan dokter atau ahli gizi agar penyesuaiannya dapat di lakukan berdasarkan kondisi masing-masing.(*)

Tags: dietKesehatankolesterolkolesterol tinggiLemak Jenuhmakanan sehatNutrisipenyakit jantungpola makan sehattips kesehatan
Previous Post

Terpilih Aklamasi! Zulhefni Kembali Nahkodai Golkar Tebo Ulu Periode 2026–2031

Next Post

Tujuh Desa di Pauh Sarolangun Mengalami Krisis Air Bersih

Related Posts

Daftar BPJS Kesehatan Gratis
Kesehatan

Ingin Daftar BPJS Kesehatan Gratis, Perhatikan Syarat dan Tahapannya

by Redaksi SB
23 September 2026
0

JAKARTA, Signalberita.com – Masyarakat dari kelompok kurang mampu memiliki kesempatan untuk mendapatkan kepesertaan BPJS Kesehatan tanpa membayar iuran secara mandiri....

Read more
Kebijakan Baru Belum Ditetapkan, Iuran BPJS Kesehatan

Kebijakan Baru Belum Ditetapkan, Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3 Masih Berlaku September 2026

13 September 2026
Bupati Kerinci Perkuat Larangan Bakar Lahan, Camat Diminta Tingkatkan Pengawasan

Bupati Kerinci Perkuat Larangan Bakar Lahan, Camat Diminta Tingkatkan Pengawasan

5 September 2026

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik pada 2027, Skema KRIS Disiapkan

30 Agustus 2026
Aaron Chia/Soh Wooi Yik Beri Sinyal Ingin Terus Berpartner Usai Raih Perak Kejuaraan Dunia BWF 2026

Aaron Chia/Soh Wooi Yik Beri Sinyal Ingin Terus Berpartner Usai Raih Perak Kejuaraan Dunia BWF 2026

25 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

signalberita.com

Media online yang menyajikan berita terupdate, fokus mengabarkan berita Politik, Nasional, Ekslusif, Hukrim, Sosial Budaya dan berita terpopuler lainnya.

Follow Us

Kecamatan Depati VII

Berita Terbaru

Cara Pemula Memasuki Tikungan

Cara Pemula Memasuki Tikungan, Ini Teknik yang Perlu Diperhatikan

26 September 2026
Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta

Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta, Bimtek BPD Sungai Penuh Dinilai Pemborosan 

26 September 2026

Kategori Populer

  • Advetorial
  • Artikel
  • Batanghari
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • Bute
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kota Jambi
  • LAINNYA
  • Milenial
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video Viral
  • Wisata Kita

BERITA TERBARU

Cara Pemula Memasuki Tikungan

Cara Pemula Memasuki Tikungan, Ini Teknik yang Perlu Diperhatikan

26 September 2026
Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta

Habiskan Anggaran Hingga Rp812 Juta, Bimtek BPD Sungai Penuh Dinilai Pemborosan 

26 September 2026
Pembangunan jalan Tol Palembang - Betung

Pembangunan jalan Tol Palembang – Betung Terus Di kebut, Progres Mencapai 87 Persen

26 September 2026
Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri

Masyarakat Tak Perlu Susah Antre, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri

26 September 2026
PDI Perjuangan Akan Pasang Bendera Setengah Tiang

PDI Perjuangan Akan Pasang Bendera Setengah Tiang Atas Wafat Guruh Soekarno Putra 

26 September 2026
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di Kebut

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di Kebut, Ditargetkan Ketok Palu 8 Oktober 2026

26 September 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA

Copyright © 2023 www.signalberita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.signalberita.com