• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
    • Batanghari
    • Bute
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sungai Penuh
    • Sarko
    • Tanjab
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Milenial
    • Politik
    • Otomotif
    • Sastra & Budaya
    • Teknologi
    • Wisata Kita
    • Opini
    • Uncategorized
    • Video Viral
Rabu, September 30, 2026
signalberita.com
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
signalberita.com
No Result
View All Result

Griya Lingga Permai Dikembangkan Jadi Wisata Air, Destinasi Danau Sipin Bakal Terancam 

Redaksi SB by Redaksi SB
30 September 2026
0
Griya Lingga Permai Dikembangkan

Griya Lingga Permai Dikembangkan

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAMBI, Signalberita.com – Rencana Pemerintah Kota Jambi mengembangkan Kolam Retensi Griya Lingga Permai di kawasan Paal V, Kecamatan Kotabaru, menjadi kawasan wisata air membuka peluang baru bagi penataan ruang publik sekaligus pengendalian banjir di Kota Jambi.

Proyek tersebut tidak hanya diarahkan sebagai infrastruktur untuk menampung limpasan air, tetapi juga dirancang menjadi ruang publik dengan sejumlah fasilitas pendukung, seperti taman kota, jalur pedestrian, kawasan kuliner hingga area rekreasi.

Pemerintah Kota Jambi bahkan menargetkan kawasan Griya Lingga Permai dapat menjadi salah satu destinasi wisata air baru di tengah kota.

BacaJuga

Hujan Mulai Mengguyur Jambi, Kabut Asap Masih Pekat, 59 Titik Hotspot Terdeteksi 

Operasi Jaran Siginjai, Sejumlah Kendaraan Melintas Lingkar Selatan Diperiksa Polda Jambi

Namun, muncul pertanyaan lain: bagaimana dengan masa depan Danau Sipin yang selama ini telah menjadi salah satu kawasan perairan penting di Kota Jambi?

Pertanyaan tersebut menjadi relevan karena Danau Sipin bukan hanya memiliki potensi wisata. Kawasan ini juga berkaitan dengan sistem perairan kota dan telah lama menjadi ruang aktivitas masyarakat, mulai dari usaha kecil, perikanan, jasa perahu hingga kegiatan rekreasi.

Karena itu, pembangunan destinasi baru di Griya Lingga Permai seharusnya dapat berjalan beriringan dengan penataan Danau Sipin.

Griya Lingga Permai, Pengendali Banjir Sekaligus Ruang Publik

Kolam Retensi Griya Lingga Permai berada di kawasan Paal V, Kota Jambi. Pemerintah merancangnya sebagai bagian dari upaya mengurangi persoalan genangan di kawasan perkotaan.

Data teknis yang dipublikasikan menyebutkan luas genangan kolam sekitar 83.000 meter persegi dengan kedalaman rata-rata 1,8 meter dan kapasitas tampungan sekitar 99.600 meter kubik.

Sementara kebutuhan lahan untuk keseluruhan kawasan mencapai sekitar 97.053 meter persegi.

Wali Kota Jambi dr Maulana sebelumnya menyampaikan bahwa kolam retensi tersebut tidak hanya difungsikan untuk menahan limpasan air hujan. Kawasan itu juga direncanakan menjadi ruang rekreasi, olahraga dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Konsep yang disiapkan

Dengan demikian, fungsi utama Griya Lingga Permai tetap sebagai infrastruktur pengendalian banjir, sementara fungsi wisata dan ruang publik menjadi nilai tambah bagi masyarakat.

Namun, terdapat perbedaan angka anggaran yang perlu mendapat penjelasan lebih lanjut.

Pada Oktober 2025, pemerintah menyebut anggaran awal pembangunan mencapai sekitar Rp75 miliar, dengan sumber pendanaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi.

Sementara angka Rp219 miliar belakangan muncul dalam perdebatan publik.

Pemerintah perlu menjelaskan apakah angka Rp219 miliar tersebut merupakan total kebutuhan investasi, akumulasi pembangunan beberapa tahap atau mencakup komponen pekerjaan lainnya.

Kejelasan mengenai struktur anggaran penting agar masyarakat mengetahui secara utuh skala pembangunan yang direncanakan.

Danau Sipin Masih Menyimpan Pekerjaan Rumah

Di tengah rencana pembangunan kawasan baru tersebut, Kota Jambi sebenarnya telah memiliki Danau Sipin yang mempunyai potensi besar sebagai destinasi wisata air perkotaan.

Danau Sipin bukan hanya memiliki nilai wisata, tetapi juga berkaitan dengan lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejumlah persoalan masih menjadi pekerjaan rumah, antara lain kualitas lingkungan, sampah, sedimentasi, pertumbuhan tanaman air, aksesibilitas, fasilitas wisata, keamanan serta pengelolaan pintu air.

Keluhan mengenai pendangkalan, sampah, pertumbuhan kiambang dan kondisi pintu air sebelumnya juga telah disampaikan masyarakat serta komunitas yang peduli terhadap kawasan Danau Sipin.

Artinya, revitalisasi Danau Sipin tidak cukup hanya dilakukan dengan mempercantik kawasan.

Persoalan mendasar terkait sistem air dan lingkungan juga perlu menjadi perhatian.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian adalah keberadaan pintu air.

Dalam Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2024 tentang RTRW Kota Jambi 2024–2044, Pintu Air Danau Sipin di Kelurahan Legok tercantum sebagai salah satu bangunan pengendalian banjir. Regulasi tersebut juga mencantumkan Pintu Air Sungai Putri di kawasan Danau Sipin.

Dengan demikian, keberadaan dan fungsi pintu air Danau Sipin tidak hanya berkaitan dengan sektor pariwisata, tetapi juga sistem pengendalian air perkotaan.

Pemkot Sudah Meninjau Kondisi Pintu Air

Pada Maret 2026, Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha meninjau kondisi pintu air di perbatasan Kelurahan Telanai dan Legok setelah menerima laporan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menyebut fasilitas penyaring sampah di pintu air mengalami kerusakan akibat usia dan korosi.

Pemkot kemudian menyatakan akan membangun kembali fasilitas penyaring sampah tersebut.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa kondisi Danau Sipin telah menjadi perhatian pemerintah. Tantangannya kini adalah memastikan perhatian tersebut berlanjut menjadi program penataan yang terencana dan berkelanjutan.

Bukan Griya Lingga Permai atau Danau Sipin

Pembangunan Griya Lingga Permai tidak harus dilihat sebagai persaingan antara danau buatan dan Danau Sipin.

Keduanya memiliki karakter dan fungsi yang berbeda.

Griya Lingga Permai dirancang sebagai kolam retensi yang kemudian dikembangkan menjadi ruang publik dan destinasi wisata baru.

Sementara Danau Sipin merupakan kawasan perairan yang telah lama menjadi bagian dari lingkungan perkotaan serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, pendekatan yang dapat dikembangkan adalah membangun jaringan destinasi wisata air Kota Jambi, bukan hanya menciptakan satu destinasi baru.

Griya Lingga Permai dapat diarahkan menjadi pusat wisata air dan ruang publik baru di kawasan barat kota.

Sementara Danau Sipin dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata air berbasis ekologi dan masyarakat.

Keduanya kemudian dapat dipromosikan sebagai bagian dari satu jaringan wisata air Kota Jambi.

UMKM dan Masyarakat Perlu Masuk dalam Penataan

Hal lain yang tidak kalah penting adalah masyarakat yang selama ini menjalankan aktivitas ekonomi di sekitar Danau Sipin.

Pedagang kecil, pelaku UMKM, penyedia jasa perahu, nelayan atau pelaku usaha wisata air merupakan bagian dari ekosistem kawasan tersebut.

Ketika kawasan ditata, keberadaan mereka sebaiknya tidak hanya dilihat dari sisi penertiban, tetapi juga sebagai bagian dari potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.

Penataan Danau Sipin dapat diarahkan dengan menyediakan zona UMKM yang tertata, dermaga atau titik naik-turun penumpang yang aman, jalur pedestrian, ruang terbuka publik, fasilitas sanitasi, parkir, penerangan, keamanan serta sistem pengelolaan sampah.

Dengan begitu, revitalisasi kawasan tidak hanya menghasilkan ruang wisata yang menarik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kewenangan Harus Diperjelas

Pengelolaan Danau Sipin juga memiliki tantangan dari sisi kewenangan.

Saat meninjau kawasan tersebut pada Maret 2026, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa kewenangan Danau Sipin terbagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota dan masyarakat.

Karena itu, pengelolaan kawasan membutuhkan sinergi lintas pemerintahan.

Yang dibutuhkan masyarakat pada akhirnya bukan sekadar siapa yang memiliki kewenangan, tetapi siapa melakukan apa, kapan dilaksanakan dan dari mana sumber pembiayaannya.

Jika Danau Sipin benar-benar ingin dikembangkan sebagai salah satu destinasi unggulan Kota Jambi, diperlukan perencanaan terpadu yang menjawab sejumlah persoalan.

Mulai dari pengaturan elevasi dan debit air, fungsi pintu air, pengelolaan sampah, sedimentasi, kualitas air, akses jalan, pedestrian, parkir, dermaga, keamanan hingga keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Aspek kelembagaan juga penting. Harus ada kejelasan pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan, pemeliharaan dan biaya operasional kawasan setelah pembangunan dilakukan.

Tanpa pengelolaan jangka panjang, pembangunan fisik berisiko hanya menghasilkan fasilitas yang terlihat baik pada awalnya, tetapi sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Griya Lingga Permai dan Danau Sipin Bisa Berjalan Bersamaan

Pemerintah Kota Jambi kini memiliki momentum untuk menyusun peta besar pengembangan wisata air perkotaan.

Di satu sisi, Griya Lingga Permai dapat menjadi destinasi baru sekaligus bagian dari infrastruktur pengendalian banjir.

Di sisi lain, Danau Sipin dapat ditata sebagai kawasan wisata air yang mengedepankan aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Keduanya tidak harus saling menggantikan.

Justru pembangunan kawasan baru dapat menjadi momentum untuk kembali melihat seluruh potensi perairan Kota Jambi sebagai satu kesatuan, termasuk danau, sungai dan ruang terbuka biru lainnya.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari luas kolam atau jumlah fasilitas yang dibangun.

Hal yang lebih penting adalah apakah pembangunan tersebut mampu membantu mengurangi persoalan banjir, memperbaiki kualitas lingkungan, menyediakan ruang publik yang aman, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan dapat dikelola secara berkelanjutan.

Membangun destinasi wisata baru dan menata destinasi lama bukan dua agenda yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat menjadi bagian dari satu visi besar menjadikan perairan Kota Jambi sebagai aset lingkungan, ruang publik dan sumber ekonomi masyarakat.(Tim)

Tags: Danau SipinGriya Lingga PermaiJambikolam retensiKota JambiKotabarulingkungan Kota JambiPaal Vpariwisata JambiPemerintah Kota Jambipengendalian banjirrevitalisasi Danau SipinUMKM Jambiwisata air Jambi
Previous Post

Hujan Mulai Mengguyur Jambi, Kabut Asap Masih Pekat, 59 Titik Hotspot Terdeteksi 

Next Post

DPRD Prov. Jambi Desak HGU PTPN IV Kayu Aro Tak Diperpanjang Sebelum Penuhi Syarat

Related Posts

Kabut Asap Masih Pekat, 59 Titik Hotspot Terdeteksi 
Provinsi Jambi

Hujan Mulai Mengguyur Jambi, Kabut Asap Masih Pekat, 59 Titik Hotspot Terdeteksi 

by Redaksi SB
30 September 2026
0

JAMBI, Signalberita.com – Meski sejumlah wilayah di provinsi Jambi mulai di guyur hujan. Namun, kabut masih melanda wilayah. Bahkan potensi...

Read more
Operasi Jaran Siginjai 2026

Operasi Jaran Siginjai, Sejumlah Kendaraan Melintas Lingkar Selatan Diperiksa Polda Jambi

29 September 2026
Kapankah Musim Kemarau Berakhir di Jambi

Kapankah Musim Kemarau Berakhir di Jambi, Ini Kata BMKG Jambi

27 September 2026
Pembangunan jalan Tol Palembang - Betung

Pembangunan jalan Tol Palembang – Betung Terus Di kebut, Progres Mencapai 87 Persen

26 September 2026
Kejagung Mutasi Sejumlah Kajari, Antonius Despinola Masuk Daftar Mutasi

Kejagung Mutasi Sejumlah Kajari, Antonius Despinola Masuk Daftar Mutasi, Ini Jabatan Barunya

25 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

signalberita.com

Media online yang menyajikan berita terupdate, fokus mengabarkan berita Politik, Nasional, Ekslusif, Hukrim, Sosial Budaya dan berita terpopuler lainnya.

Follow Us

Kecamatan Depati VII

Berita Terbaru

Kasus ISPA Kota Jambi Tembus 9 Ribu Pasien 

Kasus ISPA Kota Jambi Tembus 9 Ribu Pasien 

30 September 2026
Delapan Desa di Kerinci Belum Cairkan DD 2026

Delapan Desa di Kerinci Belum Cairkan DD 2026, KPPN Minta Segera Lengkapi Dokumen

30 September 2026

Kategori Populer

  • Advetorial
  • Artikel
  • Batanghari
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • Bute
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kota Jambi
  • LAINNYA
  • Milenial
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video Viral
  • Wisata Kita

BERITA TERBARU

Kasus ISPA Kota Jambi Tembus 9 Ribu Pasien 

Kasus ISPA Kota Jambi Tembus 9 Ribu Pasien 

30 September 2026
Delapan Desa di Kerinci Belum Cairkan DD 2026

Delapan Desa di Kerinci Belum Cairkan DD 2026, KPPN Minta Segera Lengkapi Dokumen

30 September 2026
Alokasi Dana Bimtek BPD Ternyata Rp4,5 Juta Per Peserta

Terungkap! Alokasi Dana Bimtek BPD Ternyata Rp4,5 Juta Per Peserta, Anggaran Tembus Rp 1,4 Miliar

30 September 2026
Wako Alfin Pantau Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana di BPBD

Wako Alfin Pantau Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana di BPBD Sungai Penuh

30 September 2026
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Akan Berakhir

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Akan Berakhir, Ini Tiga Pertimbangan Bisa di Perpanjang

30 September 2026
Sebanyak Rp100 Triliun Dihabiskan BPJS Kesehatan untuk Penyakit Jantung

Sebanyak Rp100 Triliun Dihabiskan BPJS Kesehatan untuk Penyakit Jantung 

30 September 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA

Copyright © 2023 www.signalberita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.signalberita.com