JAKARTA, Signalberita.com – Pengguna ponsel lawas perlu memperhatikan peringatan terbaru dari WhatsApp. Aplikasi pesan instan tersebut di laporkan mulai memberikan pemberitahuan kepada pengguna perangkat dengan sistem operasi (OS) lama agar segera melakukan pembaruan sebelum dapat masuk ke akun mereka.
Peringatan ini muncul ketika pengguna mencoba login ke WhatsApp. Dalam pemberitahuan tersebut, pengguna diminta memperbarui sistem operasi perangkat ke versi terbaru yang tersedia. Jika instruksi tersebut diabaikan, pengguna berisiko tidak dapat mengakses akun WhatsApp melalui perangkatnya.
Laporan WABetaInfo yang dikutip CNBC Indonesia pada Senin (19/10/2026) menyebutkan, WhatsApp menghadirkan fitur yang mengingatkan pengguna untuk memperbarui perangkat lunak sebelum dapat menyelesaikan proses masuk ke aplikasi.
Pemberitahuan tersebut juga mengarahkan pengguna untuk membuka pengaturan ponsel dan memasang pembaruan sistem operasi yang tersedia.
Setelah pembaruan selesai, pengguna dapat kembali membuka WhatsApp dan mencoba melakukan login.
Cara Memperbarui Sistem Operasi Ponsel
WhatsApp memberikan panduan bagi pengguna yang perlu memperbarui sistem operasi perangkat. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
Buka menu Settings atau Pengaturan pada ponsel.
Pilih menu General jika tersedia.
Masuk ke bagian Software Update atau Pembaruan Perangkat Lunak.
Periksa pembaruan sistem operasi yang tersedia, kemudian unduh dan instal sesuai petunjuk perangkat.
Setelah proses pembaruan selesai, buka kembali WhatsApp dan coba masuk ke akun.
Nama dan susunan menu dapat berbeda, tergantung merek serta jenis perangkat yang digunakan.
Pengguna juga dapat memeriksa versi sistem operasi melalui menu Settings > General > About pada perangkat yang menyediakan pilihan tersebut.
Mengapa WhatsApp Meminta Pengguna Memperbarui OS?
Pembaruan sistem operasi tidak hanya berkaitan dengan penambahan fitur baru, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keamanan perangkat dan data pribadi.
Sistem operasi yang sudah lama tidak mendapatkan pembaruan keamanan berpotensi memiliki celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Peretas dapat mengeksploitasi kerentanan tersebut untuk memasukkan perangkat lunak berbahaya atau malware. Jika berhasil, serangan itu berpotensi membahayakan informasi pribadi, termasuk data yang tersimpan di dalam perangkat.
Risiko keamanan tersebut tidak hanya berlaku pada WhatsApp. Aplikasi lain yang terpasang di ponsel dengan sistem operasi usang juga berpotensi menghadapi masalah serupa.
Karena itu, pengguna disarankan memeriksa ketersediaan pembaruan resmi secara berkala dan segera memasangnya apabila perangkat masih mendukung pembaruan tersebut.
Bagaimana Jika Ponsel Tidak Bisa Diperbarui?
Tidak semua ponsel lawas masih memperoleh dukungan pembaruan sistem operasi dari produsennya. Apabila tidak ada lagi pembaruan yang tersedia, pengguna perlu memeriksa persyaratan sistem minimum WhatsApp untuk memastikan apakah perangkatnya masih kompatibel.
Jika perangkat sudah tidak memenuhi persyaratan, pengguna mungkin perlu beralih ke ponsel yang masih mendapatkan dukungan sistem operasi dan pembaruan keamanan.
Sebelum mengganti perangkat, pastikan riwayat percakapan dan data penting telah dicadangkan melalui fitur pencadangan resmi WhatsApp, jika masih dapat diakses.
Dengan memperhatikan pembaruan sistem operasi dan persyaratan kompatibilitas aplikasi, pengguna dapat mengurangi risiko gangguan akses sekaligus membantu menjaga keamanan data pribadi.
Catatan: Pemblokiran akses dalam pemberitahuan ini berkaitan dengan kebutuhan pembaruan sistem operasi. Tidak berarti semua ponsel lawas otomatis diblokir; dampaknya bergantung pada versi OS dan persyaratan kompatibilitas WhatsApp yang berlaku.(*)




















