MUAROJAMBI, Signalberita.com – Media harus mengambil peran dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, Linterasi dan Numerasi. Hal itu di sampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi, Muhktadi Putra Nusa saat menjadi pemateri dalam Forum Kolaborasi Literasi dan Numerasi Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, media tidak boleh hanya terpaku pada pemberitaan persoalan dan sisi negatif dunia pendidikan, tetapi juga harus mengangkat keberhasilan, inovasi, serta praktik baik yang layak menjadi inspirasi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Muhktadi yang juga menjabat Direktur Jambi TV saat menjadi pemateri dalam Forum Kolaborasi Literasi dan Numerasi Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (22/10/2026).
Mengusung tema “Membangun Pendidikan yang Lebih Baik”, forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam memajukan pendidikan di daerah.
Hadir dalam Forum ini Regional Lead Tanoto Foundation Provinsi Jambi, Dendi Satri Buana, Perwakilan Dinas Pendidikan, pimpinan Redaksi Tribun Jambi, Yoso Muliawan, Pimpinan Redaksi Jambi Ekspres Pirma Satria, Pimpinan Redaksi jambiindependent.disway.id, Direktur Jambi TV Sekaligus Ketua SMSI Provinsi Jambi, Muhtadi Putra Nusa, puluhan guru di Muaro Jambi.
Muhktadi menilai, pemberitaan media memiliki pengaruh penting dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap dunia pendidikan. Karena itu, keberhasilan sekolah, kreativitas guru, prestasi siswa, hingga berbagai program peningkatan literasi dan numerasi perlu mendapat ruang pemberitaan yang lebih luas.
“Pers jangan hanya menyoroti persoalan dan kekurangan. Keberhasilan sekolah, inovasi guru, prestasi siswa, serta berbagai upaya perbaikan pendidikan juga harus diangkat agar bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat,” dalam pemaparannya.
Menurut Ketua SMSI Provinsi Jambi tersebut, kritik terhadap persoalan pendidikan tetap diperlukan sebagai bagian dari fungsi kontrol media. Namun, pemberitaan juga harus mampu menunjukkan solusi, perkembangan, dan langkah nyata yang dilakukan para pemangku kepentingan untuk memperbaiki kualitas pendidikan.
Dengan begitu, media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik melalui pemberitaan yang edukatif, berimbang, dan berdampak positif.
Muhktadi juga membuka peluang kolaborasi antara insan pers dan para pemangku kepentingan di Kabupaten Muaro Jambi untuk memperluas penyebaran informasi pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi.
Ia menegaskan, peningkatan literasi tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah atau pemerintah. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk media, agar gerakan literasi dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Kami sebagai media ingin berkolaborasi untuk Muaro Jambi. Untuk peningkatan literasi, perlu kerja sama yang baik,” harapnya.
Ia berharap Forum Kolaborasi Literasi dan Numerasi Kabupaten Muaro Jambi tidak berhenti sebagai agenda diskusi semata. Lebih dari itu, forum tersebut diharapkan menjadi titik awal terbentuknya kerja sama nyata antara media, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat.(Tim)




















