MALANG SB– Permainan tradisional Indonesia menjadi sarana menarik untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada mahasiswa internasional.
Hal ini terlihat dalam kegiatan International Traditional Competition yang di gelar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM), Rabu (22/7/2026), di Stadion Cakrawala UM.
Kegiatan tersebut di ikuti 155 peserta, terdiri atas 100 mahasiswa FIK UM dan 55 peserta eksternal, termasuk mahasiswa asal Malaysia.
Mereka di ajak mengenal sekaligus mencoba secara langsung permainan tradisional Indonesia, yakni bakiak dan bola beracun.
Kedua permainan tersebut di pilih karena tidak hanya menghadirkan suasana menyenangkan, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, kerja sama tim, dan interaksi antarpeserta.
Ketua Pelaksana International Traditional Competition, Naufalian Rafif Hafizh Rabbani, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Keolahragaan FIK UM angkatan 2024, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari kunjungan mahasiswa internasional ke kampus UM yang masih memiliki waktu luang.
Momentum itu kemudian dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan edukatif sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia melalui permainan tradisional.
“Acara ini masih perdana. Awalnya karena ada mahasiswa luar yang sedang mengunjungi UM dan masih memiliki waktu kosong, akhirnya dibuat sebuah event kecil untuk mengenalkan budaya-budaya yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Menurut Naufalian, kegiatan tersebut di harapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan dengan menghadirkan lebih banyak jenis permainan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain memperkenalkan warisan budaya Nusantara, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan antarbangsa melalui aktivitas yang interaktif dan kolaboratif.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa dari empat program studi di FIK UM, yakni S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1 Pendidikan Ilmu Keolahragaan, S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, serta S1 Kesehatan Masyarakat.
Kolaborasi lintas program studi tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa mendukung internasionalisasi kampus sekaligus memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada masyarakat global.
Melalui International Traditional Competition, FIK UM berharap permainan tradisional tidak hanya tetap di kenal oleh generasi muda, tetapi juga dapat menjadi salah satu media diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.
Kegiatan semacam ini di nilai membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk mengenal keberagaman budaya Indonesia secara langsung, tidak hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga lewat pengalaman dan interaksi bersama masyarakat kampus.(*)















