SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kerinci melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh.
Langkah ini di lakukan untuk mencegah kelangkaan serta praktik penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Patroli Intensif Cegah Praktik Ilegal
Pada Selasa (21/04/2026), tim Unit Tipidter yang di pimpin Ipda Surya Dinata melakukan pengecekan di SPBU 24.371.20 Pelayang Raya, Kota Sungai Penuh.
Dalam patroli tersebut, petugas menyasar berbagai praktik ilegal seperti penggunaan barcode ganda dan modifikasi tangki kendaraan yang kerap di gunakan untuk pelangsiran BBM subsidi.
Polisi Tegaskan Larangan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim AKP Very Prasetyawan menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan distribusi BBM, khususnya Pertalite dan Bio Solar, tepat sasaran.
Petugas SPBU juga di ingatkan untuk tidak melayani kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran, seperti penggunaan lebih dari satu barcode atau tangki yang telah di modifikasi.
Stok BBM Di pastikan Aman
Hasil pengecekan menunjukkan ketersediaan BBM di SPBU Pelayang Raya masih dalam kondisi aman. Rincian stok yang tersedia antara lain:
Pertalite: 14 KL
Bio Solar: 10 KL
Pertamax: 8 KL
Dexlite: 5 KL
Pengawasan Di perketat, Masyarakat Di minta Tertib
Selain pengecekan fisik, petugas juga melakukan verifikasi data kendaraan secara acak guna memastikan penggunaan barcode BBM sesuai aturan.
Masyarakat di imbau untuk tidak melakukan praktik pelangsiran yang dapat menyebabkan antrean panjang dan mengganggu ketertiban umum.
Tindakan Tegas Menanti Pelanggar
Polres Kerinci menegaskan akan terus melakukan patroli rutin. Jika ditemukan pelanggaran atau unsur pidana dalam distribusi BBM subsidi, aparat akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
Upaya ini di harapkan mampu menjaga ketersediaan BBM tetap stabil dan memastikan hak masyarakat terpenuhi secara adil.(Tim)









