BERITA TERPOPULER

Harga Batu Bara Kembali Menguat, India Picu Lonjakan Permintaan Listrik Global

JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Harga batu bara mengalami kenaikan pada Selasa (21/4/2026), di dorong lonjakan permintaan listrik di India akibat gelombang panas. Peningkatan konsumsi energi tersebut memperketat pasokan global dan menopang harga di pasar internasional.

Harga batu bara Newcastle untuk kontrak April 2026 naik US$ 0,3 menjadi US$ 132,9 per ton. Sementara itu, kontrak Mei 2026 meningkat US$ 3,35 menjadi US$ 123,75 per ton, sedangkan Juni 2026 justru turun US$ 2 menjadi US$ 120,9 per ton.

Untuk pasar Rotterdam, harga batu bara April 2026 naik US$ 0,65 menjadi US$ 102,25 per ton. Kontrak Mei 2026 menguat US$ 2,5 menjadi US$ 101,5 per ton, dan Juni 2026 naik US$ 2,45 menjadi US$ 104,15 per ton.

Mengutip BigMint, produksi listrik India pada April 2026 meningkat 6,5% akibat lonjakan permintaan saat gelombang panas. Namun, kenaikan ini belum mampu sepenuhnya memenuhi lonjakan konsumsi listrik yang terjadi.

Data Central Electricity Authority menunjukkan total pembangkitan listrik dalam 19 hari pertama April 2026 mencapai 102.855 juta unit (MU), naik dari 96.578 MU pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut terutama di topang oleh pembangkit berbasis batu bara dan energi terbarukan. Produksi listrik dari batu bara naik 2,2% menjadi 73.039 MU, sementara energi terbarukan seperti angin, surya, dan biomassa melonjak 18,1% menjadi 17.061 MU.

Pembangkit listrik tenaga air juga meningkat seiring kondisi waduk yang lebih baik dan pencairan salju lebih awal. Sebaliknya, pembangkit berbahan bakar gas, diesel, dan nuklir mengalami penurunan kontribusi.

Meski pasokan meningkat, permintaan listrik tumbuh lebih cepat. Gelombang panas mendorong konsumsi listrik, terutama untuk penggunaan pendingin ruangan.

Permintaan Listrik

Permintaan puncak listrik bahkan mencetak rekor baru pada 17 April 2026, mencapai 238.945 megawatt (MW), lebih tinggi di bandingkan rekor tahun lalu sebesar 223.554 MW.

Rata-rata permintaan puncak selama 19 hari pertama April 2026 juga naik menjadi sekitar 221.300 MW, di bandingkan 213.500 MW pada periode yang sama tahun sebelumnya.***

Redaksi SB

Recent Posts

Waspada Musim Hujan, Wako Alfin Tekankan Kebersihan dan Antisipasi Bencana

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM –Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Kominfo mengeluarkan imbauan kepada…

3 jam ago

Infinix Note 60 Ultra Pininfarina Resmi di Indonesia, Ini Desainnya yang Sporty Ala Premium

JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Infinix resmi meluncurkan smartphone flagship terbarunya, Infinix Note 60 Ultra Pininfarina, di…

4 jam ago

Jangan Sepelekan Toge! Ini Manfaat Luar Biasa untuk Kesehatan

SIGNALBERITA.COM – Toge atau kecambah ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Meski kerap di…

5 jam ago

Diduga Cabuli Siswa Di Toilet Sekolah, Oknum Guru PPPK Sungai Penuh Diringkus Polisi

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Kasus dugaan Pencabulan Anak di bawah umur kembali di ungkap Satuan Reserse…

6 jam ago

Jalan TMMD Tak Bisa Dipakai Sembarangan, Kadis LHP: PT Montd’or Oil Ltd Wajib Kantongi AMDAL

TEBO, SIGNALBERITA.COM – Pemerintah Kabupaten Tebo menegaskan bahwa rencana penggunaan jalan TMMD oleh perusahaan migas…

7 jam ago

Aturan Baru PPPK 2026: Cara Pindah dan Mutasi, Ini Syarat

JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Pemerintah resmi menetapkan aturan terbaru terkait mobilitas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja…

10 jam ago