NAGOYA SB – Tim nasional (Timnas) basket putri Indonesia harus mengakui keunggulan Tiongkok setelah kalah telak 41-110 pada pertandingan terakhir Grup A Asian Games 2026 di Aichi International, Jepang, Senin (21/9/2026).
Meski mengalami kekalahan dengan selisih 69 poin, hasil tersebut tidak menghalangi langkah Indonesia untuk melaju ke babak perempat final Asian Games 2026.
Indonesia sempat memberikan perlawanan pada kuarter pertama. Sempat tertinggal 2-8 dan 2-10, Indonesia kemudian mampu menambah angka melalui Kimberly Louis dan Priscilla Karen.
Tembakan tiga angka dari Priscilla bahkan membuat Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 13-19. Namun, Tiongkok mampu mempertahankan keunggulan dan menutup kuarter pertama dengan skor 22-13.
Pelatih timnas basket putri Indonesia, Gitautas Kievinas, menilai anak asuhnya menunjukkan permainan yang cukup baik pada kuarter pertama.
“Memang ada gap, tapi saya senang dengan permainan para pemain saya pada kuarter pertama. Mereka bermain dengan animo,” kata Gitautas seusai pertandingan di Nagoya, Jepang.
Memasuki kuarter kedua, Indonesia mulai kesulitan mengimbangi permainan Tiongkok. Keunggulan lawan semakin melebar setelah pemain berpostur 2,23 meter, Zhang Ziyu, masuk ke lapangan.
Indonesia sempat menambah angka melalui Nicole Lukito sehingga skor menjadi 15-41. Namun, Tiongkok terus memperlebar keunggulan dan menutup paruh pertama dengan skor 50-18.
Pada kuarter ketiga, Indonesia berupaya mengejar ketertinggalan melalui Dewa Krisna dan sejumlah lemparan bebas. Namun, Tiongkok tetap mendominasi permainan.
Tiongkok kemudian unggul 70-26 sebelum Indonesia mengambil time-out. Kuarter ketiga berakhir dengan skor 80-27 untuk keunggulan Tiongkok.
Tiongkok Dominasi Permainan
Dominasi Tiongkok berlanjut pada kuarter terakhir. Hingga pertandingan berakhir, Indonesia hanya mampu mengoleksi 41 poin, sementara Tiongkok mencetak 110 poin.
Meski kalah, Gitautas menyebut pertandingan melawan Tiongkok menjadi pengalaman penting bagi para pemain Indonesia untuk meningkatkan kepercayaan diri saat menghadapi tim-tim elite.
Ia berharap para pemain Indonesia dapat mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut dan semakin percaya diri menghadapi lawan dengan level permainan yang lebih tinggi.
Kapten timnas basket putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, mengakui timnya belum mampu menunjukkan permainan terbaik.
“Kami masih belum bermain permainan terbaik kami. Seperti yang coach katakan, kami bermain dengan baik di kuarter pertama. Akhirnya kami terpeleset,” ujar Dewa Ayu.
Menurutnya, pertandingan melawan Tiongkok menjadi pengalaman berharga bagi tim Indonesia untuk melakukan evaluasi.
“Kami bangun setelah kuarter ketiga. Ini adalah pengalaman yang bagus bagi kami. Kami harus menjadi lebih baik,” katanya.
Hasil tersebut tidak mengubah posisi Indonesia untuk melanjutkan perjuangan di babak delapan besar. Indonesia sebelumnya telah memastikan tiket perempat final setelah Thailand mengalami kekalahan kedua dari Tiongkok di Grup A.
Dengan demikian, meski menutup fase grup dengan kekalahan telak, Timnas basket putri Indonesia tetap berhak tampil di babak perempat final Asian Games 2026.(*)


















