Categories: Provinsi Jambi

Kasus Perceraian di Jambi Capai 5.404 pada Tahun 2025,  Konflik Rumah Tangga Hingga Judol Jadi Faktor Terbesar

JAMBI, Signalberita.com – Kasus Perceraian di provinsi Jambi masih cukup tinggi. Hal ini berdasarkan data sepanjang tahun 2025. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dalam publikasi Provinsi Jambi Dalam Angka 2026, tercatat sebanyak 5.404 kasus perceraian terjadi di berbagai wilayah Jambi.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan di bandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 4.482 kasus perceraian.

Dari total perkara perceraian tahun 2025, mayoritas berasal dari cerai gugat yang di ajukan oleh pihak istri. Jumlahnya mencapai 4.355 kasus, sedangkan cerai talak yang diajukan pihak suami tercatat sebanyak 1.049 kasus.

Artinya, sebagian besar perkara perceraian di Jambi berasal dari gugatan yang di ajukan perempuan.

Sementara itu, jumlah pernikahan yang tercatat di Provinsi Jambi selama 2025 mencapai 23.522 pasangan. Jika di bandingkan dengan angka perceraian, terdapat sekitar satu perceraian dari setiap empat pernikahan yang berlangsung.

Perselisihan Jadi Penyebab Utama Perceraian

Berdasarkan data penyebab perceraian, faktor terbesar berasal dari perselisihan dan pertengkaran yang terjadi secara terus-menerus.

Sebanyak 4.123 kasus perceraian di picu oleh konflik rumah tangga berkepanjangan yang menyebabkan hubungan suami istri tidak dapat di pertahankan.

Selain konflik rumah tangga, beberapa faktor lain juga menjadi penyebab perceraian di Jambi, antara lain:

Meninggalkan salah satu pihak: 546 kasus

Faktor ekonomi: 345 kasus

Judi: 124 kasus

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT): 114 kasus

Poligami: 22 kasus

Faktor lainnya berasal dari berbagai persoalan yang menyebabkan hubungan keluarga mengalami keretakan.

Komunikasi Rumah Tangga Jadi Tantangan

Tingginya angka perceraian akibat pertengkaran menunjukkan bahwa persoalan komunikasi dan keharmonisan keluarga masih menjadi tantangan besar dalam kehidupan rumah tangga.

Masalah ekonomi dan perilaku yang merugikan seperti perjudian juga menjadi pemicu konflik yang dapat memperburuk hubungan pasangan.

Sementara itu, kasus perceraian akibat poligami tercatat lebih kecil di banding faktor lainnya, namun tetap menjadi salah satu penyebab yang muncul dalam data perceraian di Jambi.

Cerai Gugat Masih Mendominasi

Fenomena tingginya cerai gugat tidak hanya terjadi di Jambi, tetapi juga terlihat di berbagai daerah di Indonesia.

Sebagian besar perkara perceraian di ajukan oleh pihak istri dengan berbagai alasan, mulai dari konflik rumah tangga, masalah ekonomi, hingga ketidakharmonisan dalam hubungan pernikahan.

Data tersebut menjadi gambaran bahwa penguatan komunikasi, pemahaman dalam rumah tangga, serta penyelesaian konflik secara baik menjadi hal penting untuk menekan angka perceraian.(Tim)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

10 menit ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

1 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

2 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago