Categories: Nasional

Lima Pegawai BPK Ikut Diamankan, Terkait Kasus OTT

 SUMATERASELATAN-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penanganan perkara dugaan korupsi di Kabupaten Muara Enim dengan mengamankan lima pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam operasi penindakan terbaru. Penangkapan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kasus yang sebelumnya menyeret Bupati Muara Enim nonaktif, Edison.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, total terdapat 11 orang yang diamankan dalam rangkaian operasi tersebut. Selain enam orang yang telah ditangkap sebelumnya, penyidik juga mengamankan lima pihak lain yang diketahui merupakan aparatur sipil negara di lingkungan BPK.

Seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan mendalam. Setelah dilakukan gelar perkara, KPK memutuskan meningkatkan penanganan kasus tersebut ke tahap penyidikan karena telah ditemukan bukti permulaan yang dinilai cukup untuk menelusuri dugaan tindak pidana korupsi.

KPK menduga terdapat aliran suap dari sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Muara Enim kepada pihak-pihak tertentu di BPK. Dugaan tersebut berkaitan dengan hasil pemeriksaan BPK terhadap sejumlah proyek pengadaan di daerah tersebut, termasuk pengadaan perangkat televisi pintar yang sebelumnya telah menjadi sorotan dalam perkara Muara Enim.

Meski memiliki keterkaitan dengan kasus yang menjerat Edison, KPK menegaskan perkara terbaru ini merupakan kasus yang berbeda. Jika kasus sebelumnya berfokus pada dugaan suap dalam pengadaan barang dan jasa, perkara yang kini dikembangkan berkaitan dengan dugaan suap untuk memengaruhi atau menindaklanjuti temuan hasil audit BPK.

Operasi terbaru ini menjadi OTT ke-13 yang dilakukan KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, dalam OTT pada awal Juni lalu, lembaga antirasuah menangkap 10 orang di Jakarta dan Sumatera Selatan. Dari operasi tersebut, Edison ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga pihak lainnya.

Pada 9 Juni 2026, KPK resmi menetapkan empat tersangka dalam perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Selain Edison, tersangka lainnya adalah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi, serta Adi Triyadi yang merupakan kerabat dekat Edison.

Dengan berkembangnya penyidikan, KPK membuka peluang adanya penetapan tersangka baru dalam kasus yang diduga melibatkan praktik suap terkait proses audit dan pengawasan keuangan daerah tersebut.(*)

Redaksi SB

Recent Posts

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

27 menit ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

2 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

5 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago

Atari Bangkit dari Masa Sulit, Raup Keuntungan Berkat Strategi Game Klasik

JAKARTA, Signalberita.com – Atari kembali menunjukkan eksistensinya di industri gim global setelah berhasil mencatatkan kinerja…

6 hari ago