JAKARTA – Pasangan ganda campuran Indonesia, Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti, berhasil meraih gelar juara dunia junior 2026 setelah melewati serangkaian pertandingan dramatis. Keduanya menunjukkan mental juara dengan memenangi sejumlah gim ketat yang harus ditentukan melalui setting.
Momen paling menegangkan terjadi pada partai final saat Luthfi/Dian menghadapi pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han. Sempat tertinggal 11-14, wakil Indonesia itu berada di ambang kekalahan setelah lawan hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan gelar juara.
Namun, Luthfi/Dian mampu bangkit di tengah tekanan. Mereka berhasil menyelamatkan tiga match point lawan dan menyamakan kedudukan menjadi 14-14.
Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan Indonesia. Luthfi/Dian terus menekan hingga akhirnya mengamankan dua poin berikutnya. Pengembalian Li Meng Han yang gagal menyeberangi net memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 16-14.
Kemenangan tersebut mengantarkan Luthfi/Dian menjadi juara dunia junior 2026 melalui perjuangan yang tidak mudah. Ketangguhan mereka juga terlihat pada babak sebelumnya, ketika harus menghadapi pertandingan dengan selisih angka yang sangat tipis.
Pada semifinal, Luthfi/Dian mengalahkan pasangan Lee Wei Ting/Chen Yu Hsi melalui pertandingan tiga gim dengan skor 13-15, 16-14, dan 16-14. Mereka mampu membalikkan keadaan setelah kehilangan gim pertama dan mengamankan dua gim berikutnya.
Perjuangan serupa juga terjadi pada babak perempat final. Menghadapi pasangan Jepang, Masato Yamashiro/Rio Yamakita, Luthfi/Dian menang dua gim langsung dengan skor identik 16-14, 16-14.
Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi Luthfi/Dian dalam menghadapi situasi krusial. Berdasarkan catatan pertandingan yang di laporkan, mereka melewati tujuh gim yang harus di tentukan melalui setting dan berhasil memenangi seluruhnya.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi bulu tangkis Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2026. Luthfi/Dian tidak hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga memperlihatkan ketenangan, daya juang, dan kemampuan menjaga fokus ketika berada dalam tekanan.
Gelar tersebut sekaligus menegaskan potensi pasangan muda Indonesia untuk terus berkembang dan bersaing di level internasional.(*)




















