Categories: Uncategorized

Misteri Yudha Hilang Dalam Kabut Tebal Gunung Kerinci

SIGNALBERITA.COM – Gunung Kerinci yang merupakan Gunung memiliki ketinggian 3.805 mdpl selalu menjadi pilihan bagi para pecinta Alam dan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Tidak jauh dari kawasan ini, terdapat tugu peringatan di Gunung Kerinci yang menjadi saksi bisu tragedi 33 tahun silam. Seorang pendaki muda bernama Yudha Sentika, Seorang pelajar SMA 68 Jakarta dan anggota klub pencinta alam Elpala, hilang pada 23 Juni 1990 saat mendaki di tengah cuaca ekstrem. Plakat di tugu tersebut masih terukir pesan haru: “Kami Merindukan Mu. Yudah Sentika, 23 Juni 1990”

Febby, sahabat Yudha yang ikut dalam pendakian itu, mengenang perjalanan mereka dari Jakarta hingga mencapai puncak tertinggi di Sumatra. Meski persiapan matang telah di lakukan, cuaca buruk membuat perjalanan berubah menjadi tragedi.

“Kami sampai di basecamp terakhir dan bermalam di sana. Tidak ada yang menyangka cuaca akan berubah begitu cepat,” kenangnya.

Saat mendekati puncak, Yudha bersama dua temannya tiba lebih dulu dan sempat mengabadikan momen di puncak.

“Ketika mengambil foto kedua, Yudha tiba-tiba berteriak kedinginan dan melemparkan ranselnya,” tutur Febby.

Pendakian kala itu dipimpin oleh Agus, rekan dekat Yudha. Namun kondisi cuaca semakin memburuk hingga jarak pandang terbatas. Dalam kekacauan itu, Yudha berlari menuruni jalur, di ikuti Agus.

Yudha Hilang dalam Cuaca Ekstrim

Keduanya kemudian hilang arah di tengah kabut tebal, dan Yudha tak pernah kembali.

Pendakian mereka yang sulit di pimpin oleh Agus, anggota klub pencinta alam SMA 68 Jakarta, semakin rumit dengan cuaca yang semakin memburuk.

Dalam kondisi yang sangat sulit, mereka mencoba mencari jalan turun.

“Kami bersiap-siap, Yudha mulai berlari, dan Agus mengejarnya. Tapi pandangan sangat buruk, sulit melihat satu sama lain hanya dalam jarak beberapa meter,” cerita Febby.

Agus adalah teman terdekat Yudha, dan mereka bersama-sama kehilangan arah turun menuju basecamp.

Mereka hampir putus asa, tetapi kemudian menemukan tanda yang tak terduga dalam bentuk botol air mineral yang di ikat, yang memberi mereka sedikit petunjuk.

“Agus akhirnya kehilangan jalan yang benar atau salah. Kami mencoba berkomunikasi dengan kode, tetapi tidak ada tanggapan. Kami sangat bingung, tidak tahu apa yang harus kami lakukan. Ternyata, jalur yang kami ikuti adalah jalur yang salah. Terlalu terjal untuk turun,” ungkap Febby.

Pencarian Yudha

Meskipun menghadapi berbagai kesulitan, termasuk risiko jatuh ke jurang lahar kering, mereka terus bersatu dalam upaya mencari teman mereka.

Febby segera mencari bantuan dan memberitahu petinggi Elpala tentang kehilangan Yudha.

Pencarian yang gigih dan penuh harapan di lakukan, tetapi sayangnya, hingga saat ini, Yudha Sentika tetap tidak di temukan.

Kisah tragis kehilangan Yudha Sentika di Gunung Kerinci tetap membekas dalam ingatan teman-temannya, dan tugu yang mereka dirikan adalah tanda keabadian untuk mengenangnya.

Ia adalah seorang pahlawan yang terus dikenang dalam perjalanan mendaki yang penuh tantangan.

Sampai saat ini Tugu Yudha selalu menjadi kenangan di Gunung Kerinci, yang menjadi sejarah hilangnya Pecinta Alam. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi pecinta alam untuk berhati-hati dalam melakukan pendakian Gunung Kerinci.(Fra)

 

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

2 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

3 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago