Pertarungan Putri Mahkota dan Incumbent

Perebutan Kursi DPRD Provinsi Jambi

KERINCI, SB – Pertarungan Sengit Calon Legislatif untuk DPRD Provinsi Jambi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), daerah pemilihan (Dapil)  Kerinci dan Sungai Penuh pada pemilu yang akan datang, agaknya tak dapat dihindarkan justru akan semakin ketat.

Dalam kontestasi Pemilu yang akan berlangsung 14 Februari mendatang, Caleg DPRD Provinsi Jambi PDIP, dari enam nama Caleg yang ditetapkan di DCS oleh KPU, terdapat nama Rucita Afrianisa yang tidak lain putri mahkota atau anak dari Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir.

Selain itu, terdapat nama Incumbent yang akan maju kembali yakni Zubir Dahlan, yang berhasil duduk di DPRD Provinsi pada Pemilu tahun 2019 dengan memperoleh 9.363 suara, menempati posisi Nomor Tiga perolehan suara terbanyak untuk DPRD Provinsi Jambi dari Kerinci dan Sungai Penuh.

Dua nama yang muncul ini, tentu akan berkompetisi dalam satu partai, untuk bisa memperoleh suara terbanyak pada Pemilu 2024 mendatang. Berkaca pada Pemilu 2019 lalu, anak dari Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB) Ezzaty, berhasil memperoleh suara terbanyak yakni 33.191 suara. Bahkan berhasil menyumbang 2 kursi di DPRD Provinsi dari partai Demokrat.

Majunya Rucita ini, tentu bisa menjadi ancaman Zubir Dahlan yang menjadi rival Satu Partai, jika Incumbent tidak bisa merawat dan menjaga basis dan jaringan dengan baik. Sebab ayah dari Rucita saat ini masih menjadi Walikota Sungai Penuh yang berpasangan dengan Alvia Santoni.

Lantas seperti apa peluang dari Incumbent dengan rivalnya Rucita yang merupakan putri mahkota ?

Dr Jafar Ahmad, M.Si Pengamat Politik Jambi, mengatakan untuk lolos menuju kursi DPRD Provinsi Jambi dari PDIP, tentunya semua Caleg harus bergerak turun ke masyarakat termasuk Rucita dan Zubir Dahlan.

Menurutnya, Zubir Dahlan merupakan Calon Incumbent yang telah siap maju kembali, tentunya telah memiliki basisnya untuk digerakan kembali pada Pileg 2024 mendatang.

“Tergantung gerakan Rucita. Tapi Zubir Dahlan memiliki kemampuan mengumpulkan suara yang signifikan. Jika Rucita mampu mengumpulkan di angka 25-30 ribu, ada kemungkinan PDIP akan mendapatkan dua kursi. Jika tidak, bisa saja salah satu di antara mereka,”kata Jafar Ahmad.

Majunya Rucita ini, tentu menjadi pertarungan Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir, dalam menggerakkan dan mengaktifkan jejaringnya, untuk meraup suara yang banyak bagi anaknya.

“Tergantung ayahnya memobilisasi para pendukung dan jejaringnya. Sebenarnya secara politik, ini adalah pertarungan Ahmadi Zubir. Mirip dulu ketika Ezzaty maju sebagai anggota DPRD Provinsi,”jelasnya.

Secara pengalaman jika dilihat dari track recordnya, Zubir Dahlan termasuk politisi ulung yang pernah mencalonkan diri menjadi calon Wakil Bupati Kerinci, yang berpasangan dengan Murasman, dan terpilih menjadi Caleg DPRD Provinsi Jambi 2019 lalu. Tentu secara populeritas sudah banyak dikenal.

Namun, Pengalaman tidak berbanding lurus dengan pilihan. Secara logika sederhana, bagaimana mungkin ada anak baru muncul di Politik bisa dikalahkan tokoh yg sudah malang melintang lama di dunia politik.

“Tapi fakta menunjukkan sebaliknya. Kita lihat bagaimana Ezzaty memperoleh sekitar sepuluh kali lipat dari Hasani Hamid pada Pemilu 2019. Jadi, untuk menjelaskan bagaimana pertarungan Rucita dan Zubir Dahlan, bisa menggunakan logika ini,”terang Doktor jebolan Universitas Indonesia ini.

Menurut alumni Universitas Indonesia ini, dalam politik tidak ada yang tidak mungkin, karena bisa saja Rucita tidak sama dengan Ezzaty yang maju di Pemilu 2019 lalu.

“Tapi, ini politik. Mungkin saja Rucita berbeda dengan Ezzaty atau Zubir Dahlan berbeda dengan Hasani Hamid,”ucapnya.

Sedangkan Ferry Siswadhi, Akademisi dan Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, yang juga Dosen STIE Sakti Alam Kerinci menerangkan bahwa di PDIP Muncul 2 caleg potensial yang digadang-gadangkan berpeluang lolos yaitu Zubir Dahlan dan Rucita.

Zubir Dahlan yang juga merupakan  petahana, tentu secara popularitas dan kematangan berpolitik pasti memiliki kelebihan, namun juga tidak bisa dipungkiri bahwa selama menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi 2019-2024, sangat kurang terdengar gaungnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Meskipun demikian peluang untuk terpilih kembali juga cukup besar karena banyak faktor dan variabel yang dalam _Voter_ menentukan pilihannya,”ujar Ferry.

Rucita adalah pendatang baru di dunia politik dan boleh dikategorikan tidak memiliki pengalaman politik. Kemunculan Rucita dalam kontestasi Pileg 2024 mendatang. Tentunya memanfaatkan statusnya sebagai anak Walikota Sungai Penuh.

Mungkin ingin mencontoh Walikota sebelumnya (AJB) yang sukses mengantarkan putra nya Fikar Azami sebagai Ketua DPRD Sungai Penuh dan putrinya Ezzaty sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi.

“Hal lain yang akan membuat berat bagi Rucita adalah isu praktek politik dinasti yang pada saat Pilwako 2020 sangat ditentang oleh Ahmadi Zubir ayahnya dan sekaligus menjadi senjata andalan untuk memperoleh simpati masyarakat,”tuturnya.

“Sang ayah tentu tidak akan diam saja, semua sumber daya pasti akan dimanfaatkan untuk membuat peluang lolos Rucita menuju kursi legislatif Provinsi Jambi,”terangnya.

Lalu apakah Dua Caleg potensial ? PDIP bisa mendapatkan 2 kursi di DPRD Provinsi Jambi, kata Ferry Sangat kecil kemungkinan PDIP akan memperoleh 2 kursi dari Dapil Kerinci-Sungai Penuh.

“Calon-calon dari Partai pada Pileg 2024 asal Kerinci dan Sungai Penuh juga memunculkan tokoh-tokoh berkualitas dan populer di masyarakat,”tandasnya. (Fra)

 

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

1 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

2 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago