Pizza Hut Indonesia (PZZA) Tebar Dividen Usai Cetak Laba Rp24 Miliar
JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pemegang lisensi Pizza Hut di Indonesia, resmi membagikan dividen tunai kepada pemegang saham setelah berhasil mencatatkan kinerja positif pada tahun buku 2025.
Keputusan tersebut di ambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang di gelar pada Senin, 4 Mei 2026.
Sekretaris Perusahaan PZZA, Andromeda Hermawan Tristanto, menyampaikan bahwa perseroan menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp5 miliar.
“Dividen tersebut berasal dari laba di tahan atau saldo laba yang belum di tentukan penggunaannya,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Keputusan ini mengacu pada laporan keuangan yang telah di audit untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Dalam laporan tersebut, perseroan mencatat saldo laba ditahan sebesar Rp24 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp1,03 triliun.
Pembagian dividen ini menjadi sinyal positif setelah perseroan berhasil membalikkan kinerja dari sebelumnya merugi menjadi mencetak laba sebesar Rp24 miliar.
Capaian tersebut di nilai sebagai momentum pemulihan bisnis sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan ke depan.
Tak hanya fokus pada pembagian dividen, PZZA juga mulai memperluas lini bisnisnya. Perseroan membentuk anak usaha baru bernama PT Tradisi Baru Bakeri (TBB) yang berbasis di Jakarta Selatan.
Perusahaan baru ini akan bergerak di berbagai sektor, mulai dari penyediaan makanan dan minuman, perdagangan roti dan kue, hingga aktivitas pendukung seperti katering dan distribusi.
Modal dasar TBB di tetapkan sebesar Rp60 miliar, dengan 25% atau senilai Rp15 miliar telah di tempatkan dan di setor penuh. Dalam struktur kepemilikan, PZZA menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 55%.
Adapun sisanya di miliki oleh sejumlah pihak, antara lain PT Jumi Sarikencono sebesar 20%, PT Sriboga Raturaya sebesar 10%, serta PT Yummy Food Utama dan investor individu lainnya.
Manajemen menyebut pembentukan anak usaha ini merupakan bagian dari strategi di versifikasi bisnis guna memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Dengan ekspansi tersebut, perseroan berharap dapat mengoptimalkan potensi pasar di luar bisnis restoran utama sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja di tengah persaingan industri makanan dan minuman.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…