JAKARTA, Signalberita.com – Pemerintah Arab Saudi terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan bagi jemaah haji internasional. Salah satu terobosan yang disiapkan adalah layanan Haji Tanpa Bagasi, yang memungkinkan jemaah menjalani proses keberangkatan dan kepulangan tanpa harus mengurus koper secara langsung di bandara.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama otoritas penerbangan dan transportasi telah menerapkan sistem tersebut secara bertahap sejak Mei 2026, bertepatan dengan musim haji 1447 Hijriah. Pemerintah Arab Saudi juga berencana melanjutkan layanan ini pada musim haji 1448 Hijriah.

Melalui layanan tersebut, jemaah dapat menghemat waktu saat menjalani proses di bandara. Waktu pengurusan bagasi yang biasanya mencapai sekitar 120 menit di klaim dapat di pangkas menjadi hanya 15 menit.
Jemaah Tak Perlu Repot Mengurus Koper di Bandara
Layanan Haji Tanpa Bagasi memberikan kemudahan sejak jemaah memulai perjalanan menuju Tanah Suci hingga kembali ke negara asal.
Saat keberangkatan, jemaah dapat langsung menuju bus tanpa harus mengantre dan mengurus koper di bandara. Dengan demikian, proses perpindahan dari bandara menuju tempat tujuan menjadi lebih praktis dan efisien.
Sementara itu, saat kepulangan, petugas akan menjemput koper jemaah dari hotel di Makkah atau Madinah. Selanjutnya, petugas mengirimkan bagasi tersebut langsung ke titik keberangkatan internasional sesuai dengan perjalanan jemaah.
Sistem ini diharapkan dapat mengurangi antrean, mempercepat proses pelayanan, serta memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah, terutama lanjut usia dan mereka yang membutuhkan bantuan khusus.
Pemantauan Bagasi Terintegrasi dengan Aplikasi Nusuk
Untuk menjamin keamanan dan memudahkan pengawasan, Arab Saudi juga mengintegrasikan pengelolaan bagasi dengan sistem digital melalui aplikasi Nusuk.
Melalui sistem tersebut, jemaah dapat memantau status dan pergerakan koper secara berkala. Integrasi teknologi ini diharapkan memberikan kepastian informasi selama proses pengiriman bagasi berlangsung.
Penerapan layanan Haji Tanpa Bagasi menjadi bagian dari upaya Arab Saudi meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji melalui pemanfaatan teknologi dan pembenahan sistem transportasi.
Inovasi tersebut juga sejalan dengan program Saudi Vision 2030 yang mendorong peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah dari berbagai negara.
Dengan penerapan sistem ini, pemerintah Arab Saudi berharap perjalanan ibadah haji pada musim 1448 Hijriah dapat berlangsung lebih praktis, cepat, dan nyaman.(*)



















