Sidak Pemkot Jambi
JAMBI, SIGNALBERITA.COM – Pemerintah Kota Jambi menemukan kenaikan harga beras premium serta kekosongan stok gula di salah satu gudang distributor saat melakukan inspeksi mendadak menjelang Idulfitri, Senin, 9 Maret 2026.
Inspeksi di pimpin Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra. Kegiatan itu turut di hadiri Kapolresta Jambi, Dandim 0415/Jambi, sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah, serta perwakilan Perum Bulog.
Pengecekan di mulai dari Pasar Talang Banjar dan di lanjutkan ke sejumlah gudang distributor bahan pokok di Kota Jambi, termasuk gudang di kawasan Talang Bakung.
Di Pasar Talang Banjar, rombongan memantau langsung harga sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, dan cabai. Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga bahan pokok masih berada pada kisaran harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Namun Maulana mengatakan harga beras premium mengalami kenaikan sekitar 11 persen. “Secara umum harga komoditas masih sesuai HET, tetapi beras premium mengalami kenaikan sekitar 11 persen,” kata Maulana saat di temui di Pasar Talang Banjar.
Untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang Lebaran, Pemerintah Kota Jambi berencana menyalurkan cadangan pangan kepada masyarakat. Setiap kepala keluarga di rencanakan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Program tersebut akan menyasar sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi. Menurut Maulana, langkah itu di lakukan untuk membantu masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi menjelang Idulfitri.
Selain memantau harga di pasar, rombongan juga mengecek gudang distributor bahan pokok di kawasan Talang Bakung. Dari hasil pengecekan, di ketahui stok gula di gudang yang di kunjungi dalam kondisi kosong.
Maulana mengatakan kekosongan tersebut terjadi karena pasokan dari pabrik belum kembali di kirim, sementara permintaan masyarakat meningkat menjelang Lebaran.
“Untuk bahan pokok seperti beras dan minyak masih cukup dan terkendali. Hanya saja stok gula di gudang ini memang sedang kosong,” ujarnya.
Pemerintah Kota Jambi kemudian berkoordinasi dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi agar pasokan gula dapat segera di salurkan ke pasar. Selain itu, Satgas Pangan juga di minta menyurati produsen gula agar distribusi kembali di lakukan ke Kota Jambi.
“Kita sudah mendekati Idulfitri, sehingga kebutuhan gula masyarakat dipastikan harus tetap tersedia,” kata Maulana.
Manajer Bisnis Bulog Kanwil Jambi Ashariyanti mengatakan stok gula di gudang Bulog masih tersedia sekitar 30 ribu ton. Menurut dia, jumlah tersebut di perkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bulog, kata Ashariyanti, siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idul fitri.(Gda)
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…