SIGNALBERITA.COM – Dalam rangka penyaluran Gas Subsidi 3 Kg tepat sasaran, Pemerintah Pusat saat ini tengah menyiapkan skema baru mulai tahun depan.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan selama ini LPG 3 kg kurang tepat sasaran. Menurut Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), banyak masyarakat berkecukupan yang membeli LPG 3 kg.
“Subsidi itu di berikan secara terbuka. Mungkin ke depan kita akan mencarikan mekanisme dan skema sedang dalam pembahasan di pemerintah,” katanya dalam Konferensi Pers pada Jumat (15/08/2025).
“Jadi nanti pengguna sekarang seperti contoh di sektor listrik yang langganan tinggi itu mendapatkan harga yang berbeda dengan yang di bawah,”tambahnya.
Namun, dia belum memastikan terkait kepastian skema tersebut karena masih dalam tahap penggodokan dengan sejumlah kementerian yang lainnya. Ketika sudah ada skema yang pasti, Airlangga berjanji akan mensosialisasikan kepada masyarakat.
“Nanti pada waktunya akan di sosialisasikan ke masyarakat, saat masih tahap penggodokan,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana bakal mengatur ketentuan harga LPG 3 Kg menjadi satu harga.
Hal ini di lakukan untuk menyamaratakan harga LPG 3 kg di seluruh daerah dengan harapannya tidak ada kebocoran subsidi yang di berikan.
Bahlil mengatakan, selama ini harga LPG 3 kg di setiap daerah memiliki harga yang berbeda-beda. Sehingga memungkinkan adanya potensi kebocoran subsidi yang di berikan terhadap LPG 3 kg.***








