Ternyata Tujuh OPD di Sungai Penuh akan di Gabungkan, Ini Nama OPD barunya

SUNGAIPENUH, SB – Pemerintah kota Sungai akan melakukan penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pemerintahan kota Sungai Penuh.

Berdasarkan data yang di peroleh dari Bagian Organisasi Sekretariat Daerah kota Sungai Penuh, ada Tujuh OPD yang akan di lakukan penggabungan menjadi Enam OPD.

OPD yang di lakukan penggabungan

  1. Dinas Pengendalian Penduduk dan KB menjadi Dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak pengendalian penduduk dan KB.
  2. Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan Pertenakan akan di gabung menjadi Dinas pertanian, Ketahanan pangan dan perikanan.
  3. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadi Dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga.
  4. Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan menjadi Dinas PU dan perum rakyat.
  5. Dinas Pemadam Kebakaran di gabung menjadi Sat Pol PP dan Damkar.
  6. Balibangda di gabung menjadi  Badan Perencanaan, riset dan inovasi daerah

Kabag Organisasi Setda Kota Sungai Penuh, Doni saat di konfirmasi pada Selasa (19/8/2025) mengatakan bahwa saat ini proses masih menunggu pengesahan dari DPRD kota Sungai Penuh.

“Ya, sudah kita ajukan ke DPRD hanya tinggal pengesahan rapat Paripurna lagi, saat ini kita masih menunggu jadwal dari DPRD,”jelasnya.

Dia menyebutkan Tujuh OPD di lakukan penggabungan menjadi Enam OPD,  Satu OPD menggabungi Tiga OPD yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan Peternakan menjadi Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

“Nantinya OPD naik status menjadi Tipe A, karena tipe A minimal 4 bidang, jadi bidang tidak hilang, hanya di gabungkan ke dalam Satu OPD. Kita harapkan ini bisa mengoptimalkan kinerja dari OPD,”jelasnya.

Sedangkan untuk OPD baru tersebut, lanjutkan mulai di berlakukan pada tahun 2026 mendatang. “Mulai 2026 nanti, karena tahun ini masih tetap dengan yang lama,”tandasnya.

Sebelumnya Walikota Sungai Penuh, Alfin, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan bahwa kebijakan ini lahir dari kajian panjang terkait efektivitas kinerja pemerintahan. Saat ini, proses perampingan masih dalam tahap pembahasan di tingkat Pemerintah Provinsi Jambi.

“Dari hasil evaluasi, ada beberapa OPD yang memiliki tugas serupa di gabungkan. Selain itu, sejumlah unit kerja juga di alihkan agar lebih fokus pada program prioritas daerah,” jelas.

Melalui penyederhanaan ini, jumlah OPD yang sebelumnya berjumlah 32 organisasi akan di rampingkan menjadi 26 OPD.

Alfin menambahkan, perampingan ini di targetkan mulai efektif di berlakukan pada awal tahun mendatang, sehingga diharapkan tata kelola pemerintahan semakin ringkas, efisien, dan tepat sasaran. “Kalau dari perencanaan awal tahun depan mulai efektif,”tandasnya.(Fra)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

1 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

2 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

3 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago