Tips Agar Baterai Motor Listrik agar Tetap Awet
JAKARTA, Signalberita.com – Bagi Sepeda Motor Listrik, komponen Baterai merupakan hal yang terpenting pada sepeda motor listrik. Berbeda dengan motor berbahan bakar minyak, motor listrik membutuhkan perhatian khusus dalam perawatan baterai agar tetap awet dan mampu memberikan performa terbaik dalam jangka panjang.
Baterai motor listrik umumnya mengalami penurunan kapasitas atau degradasi lebih cepat di bandingkan baterai mobil listrik. Hal ini disebabkan oleh siklus pengisian dan penggunaan arus listrik yang lebih tinggi dalam aktivitas sehari-hari.
Agar usia pakai baterai lebih panjang, ada beberapa langkah perawatan yang dapat di lakukan.
Salah satu kebiasaan yang perlu di hindari adalah menggunakan motor hingga baterai benar-benar habis atau mencapai 0 persen. Kondisi tersebut dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai.
Disarankan untuk mulai mengisi daya ketika kapasitas baterai berada di kisaran 10 hingga 20 persen agar kondisinya tetap optimal.
Mengisi baterai terlalu lama atau overcharging juga dapat berdampak pada umur baterai. Sebaiknya proses pengisian di hentikan saat kapasitas baterai mencapai sekitar 90 hingga 95 persen.
Kebiasaan ini dapat membantu menjaga performa baterai dalam penggunaan jangka panjang.
Pemilik motor listrik sebaiknya selalu menggunakan charger dan kabel pengisi daya bawaan atau yang di rekomendasikan oleh pabrikan.
Perangkat pengisian yang sesuai di rancang untuk memberikan arus listrik yang aman sehingga mampu menjaga kinerja baterai dan mengurangi risiko kerusakan.
Setelah motor di gunakan, sebaiknya jangan langsung mengisi daya. Biarkan suhu baterai turun terlebih dahulu sebelum proses pengisian dilakukan.
Mengisi baterai dalam kondisi panas dapat mempercepat penurunan kualitas sel baterai.
Jika motor tidak di gunakan dalam waktu lama, baterai tetap perlu diisi secara berkala. Pengisian setiap dua hingga tiga hari sekali dapat membantu menjaga kondisi baterai tetap stabil dan siap di gunakan.
Motor listrik sebaiknya di parkir di lokasi yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Suhu yang terlalu tinggi dapat mempercepat penurunan kualitas baterai, khususnya baterai berbasis lithium.
Selain itu, hindari menyimpan kendaraan di tempat yang lembap atau mudah terkena air.
Baterai harus di jaga dari benturan keras, seperti terjatuh atau terbentur benda lain. Benturan dapat merusak komponen internal baterai dan berpotensi menimbulkan korsleting.
Sebagian besar motor listrik telah di lengkapi mode berkendara seperti Eco dan Sport. Menggunakan mode yang sesuai kebutuhan dapat membantu menghemat konsumsi daya sekaligus menjaga umur baterai.
Membersihkan bagian baterai, terutama area konektor, secara rutin menggunakan lap dan sikat kering dapat menjaga kebersihan sekaligus mencegah gangguan pada sistem kelistrikan.
Selain perawatan mandiri, pemilik motor listrik juga disarankan melakukan pemeriksaan rutin di bengkel resmi. Pemeriksaan berkala memungkinkan teknisi mengetahui kondisi baterai dan komponen lain sehingga potensi kerusakan dapat di deteksi lebih awal.(*)
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…