Di tengah harga Cabai yang tengah naik, Ibu Rumah Tangga, harus bisa menghemat cabai untuk konsumsi setiap harinya. Namun, terkadang cabai yang sudah berminggu-minggu sudah layu dan busuk.
Nah yang jadi pertanyaan Kenapa Cabai Cepat Layu dan Busuk?
Sebelum masuk ke tips, penting juga kita tahu kenapa cabai gampang banget busuk. Ternyata penyebabnya ada beberapa:
Kadar air yang tinggi: Cabai punya banyak kandungan air, jadi gampang lembap. Kalau kelembapan terlalu tinggi, bakteri dan jamur cepat tumbuh.
Tangkai cabai: Bagian ini sering jadi sumber kebusukan karena lebih cepat kering dan menyebarkan kerusakan ke bagian buah.
Salah penyimpanan: Misalnya di simpan dalam plastik tanpa ventilasi atau malah di cuci sebelum masuk kulkas
Dengan tahu penyebabnya, kita bisa lebih paham kenapa cara-cara tertentu penting di lakukan.
Kalau kamu punya kulkas, ini cara paling efektif untuk bikin cabai tahan lama. Yuk, ikuti langkah-langkahnya.
Kualitas cabai waktu pertama kali dibeli sangat menentukan ketahanannya. Bayangin kalau dari awal sudah layu, ya jelas nggak mungkin bisa tahan lama.
Jadi, saat belanja di pasar atau supermarket, coba perhatikan baik-baik kondisi cabai:
Salah satu kesalahan yang sering di lakukan adalah mencuci cabai sebelum di masukkan ke kulkas. Memang, niatnya agar bersih, tapi ternyata ini justru bikin cabai lebih cepat busuk. Hal ini karena air sisa cucian bisa membuat kelembapan berlebih dan kondisi lembap bisa menimbulkan jamur serta bakteri.
Jadi, biarkan cabai tetap dalam kondisi kering saat di simpan. Kalau merasa perlu di bersihkan, cukup lap menggunakan kain bersih atau tisu kering. Baru dicuci tepat sebelum di gunakan untuk masak.
Ini trik yang mungkin belum semua orang tahu. Ternyata, tangkai cabai adalah bagian yang paling cepat membusuk. Kalau kamu menyimpan cabai masih dengan tangkainya, risiko busuk menyebar ke cabai lain jadi lebih besar.
Solusinya, cabai di petik dari tangkainya satu per satu sebelum di masukkan ke wadah. Setelah di petik, pastikan cabai tetap kering dan tidak ada sisa air.
Penyimpanan cabai paling aman adalah di dalam wadah kedap udara atau kantong ziplock. Wadah tertutup rapat bisa menjaga kelembapan tetap stabil sehingga cabai tidak mudah keriput atau kering.
Selain itu, wadah kedap udara juga bisa melindungi cabai dari kontaminasi bakteri atau aroma makanan lain di dalam kulkas. Kalau pakai ziplock, usahakan keluarkan udara sebanyak mungkin sebelum ditutup. Kalau pakai wadah plastik atau kaca, pastikan tutupnya rapat dan wadah dalam kondisi kering.
Nah, ini rahasia yang jarang di praktikkan orang tapi hasilnya manjur. Kamu bisa menambahkan bahan penyerap kelembapan alami ke dalam wadah penyimpanan cabai.
Salah satunya adalah tisu dapur kering yang bisa di letakkan di dasar wadah untuk menyerap kelembapan berlebih. Dengan tambahan ini, kelembapan berlebih bisa terserap sehingga cabai tetap kering dan segar lebih lama.
Setelah semua langkah tadi di lakukan, cabai siap di masukkan ke kulkas. Tapi, jangan asal taruh. Laci sayuran di bagian bawah kulkas adalah tempat terbaik untuk menyimpan cabai karena suhunya lebih stabil dan kelembapannya pas.
Kalau di simpan di rak bagian atas atau pintu kulkas, suhunya cenderung berubah-ubah setiap kali pintu dibuka. Hal ini bisa mempercepat proses pembusukan. Jadi, simpan cabai di laci khusus sayuran, biar tetap segar lebih lama.
Ada banyak cara tradisional yang bisa bikin cabai tetap awet meski tanpa kulkas. Bahkan beberapa metode ini sudah di pakai sejak zaman dulu sebelum ada lemari pendingin.
Jemur hingga kering: Cuci dan tiriskan cabai, jemur hingga kering, lalu simpan dalam toples kaca kedap udara agar tahan lama. Cabai kering bisa tahan berbulan-bulan. Simpan di toples kedap udara.
Bungkus kertas: Bungkus cabai dengan koran atau tisu dapur secukupnya, lalu simpan di wadah terbuka pada suhu ruang. Gunakan koran atau tisu dapur untuk menyerap kelembapan.
Cabai giling atau sambal matang: Olah sebagian jadi cabai giling atau sambal matang. Caranya bisa digiling halus dengan sedikit minyak lalu simpan di botol bersih, atau di tumis sebentar bersama bawang putih agar lebih awet.
Cabai memang bumbu dapur yang tidak tergantikan, tapi sering bikin repot karena cepat busuk. Dengan teknik penyimpanan yang benar, kamu bisa bikin cabai tetap segar berbulan-bulan, terutama kalau di simpan di kulkas dengan wadah kedap udara.
Intinya, jangan biarkan cabai mubazir hanya karena salah cara simpan. Dengan tips ini, kamu bisa hemat belanja, dapur tetap rapi, dan stok cabai selalu siap kapan pun di butuhkan. Jadi, nggak ada lagi cerita cabai keriput yang akhirnya masuk ke tempat sampah. ***
Kenduri Sko Koto Baru, Menghidupkan Warisan Leluhur Kota Sungai Penuh – Semangat pelestarian budaya kembali…
SIGNALBERITA.COM - Bangun pagi, terutama sekitar pukul 04.00, memang tidak mudah bagi sebagian orang. Kebiasaan…
SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Tradisi adat Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah Depati Dua Nenek,…
SIGNALBERITA.COM - Honda ADV160 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu skutik petualang paling di minati…
SIGNALBERITA.COM - Ramuan bawang putih dan madu di kenal dalam pengobatan tradisional dan sering di…
SIGNALBERITA.COM - Muncul benjolan berisi nanah sering kali menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada…