SOLOKSELATAN, SIGNALBERITA.COM — Operasi pencarian terhadap Asmadi, 45 tahun, warga Desa Lubuk Pauh, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Jambi, yang di laporkan hanyut di sungai kawasan Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, resmi di hentikan pada Minggu, (08/02/2026).
Penghentian di lakukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama tujuh hari tanpa menemukan korban.
Asmadi di laporkan terjatuh dan terseret arus sungai saat memancing bersama rekannya pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban di duga terpeleset ketika hendak berpindah posisi di tepi sungai.
“Korbannya di duga terpeleset dan jatuh ke sungai, lalu terseret arus yang cukup deras hingga hilang dari pandangan,” kata Kepala Kantor SAR Kelas A Padang Abdul Malik.
Selama operasi berlangsung, tim SAR melakukan penyisiran darat di sepanjang aliran sungai, pencarian menggunakan perahu, serta pemantauan di sejumlah titik yang di curigai. Namun, derasnya arus dan kondisi medan yang sulit menjadi kendala dalam proses pencarian.
Dengan di hentikannya operasi SAR, penanganan selanjutnya di serahkan kepada keluarga korban dan pemerintah setempat. Pihak SAR mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sekitar aliran sungai.(Tim)








