KERINCI, Signalberita.com – Sejumlah desa di kabupaten Kerinci, mengalami kekosongan Kepala Desa. Saat ini desa tersebut hanya di pimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs). Berdasarkan data yang di himpun kekosongan ini tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Air Hangat Timur, Kayu Aro, hingga Siulak dan beberapa wilayah lainnya.
Situasi tersebut menuai sorotan dari berbagai pihak. Mereka mendesak Di Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Kabupaten Kerinci agar segera menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pasalnya, kepemimpinan oleh Pjs yang mayoritas berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai kurang efektif dalam menjalankan roda pemerintahan desa.
Selain memiliki tanggung jawab di desa, para Pjs juga masih aktif dengan tugas utama mereka sebagai ASN di instansi masing-masing. Hal ini dianggap berpotensi menghambat pelayanan publik dan pengambilan keputusan di tingkat desa.
“Kalau terlalu lama di jabat Pjs, tentu kurang maksimal. Karena mereka juga punya tugas lain sebagai ASN,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kerinci memastikan bahwa Pilkades serentak telah direncanakan, namun baru akan dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang.
Kepala Dinas PMD Kerinci, Syahril Hayadi, mengakui saat ini masih banyak desa yang dipimpin oleh Pjs. Selain itu, terdapat pula beberapa desa yang sudah melakukan Pengganti Antar Waktu (PAW).
“Pilkades serentak rencana tahun 2027,” ujar Syahril.
Ia juga menjelaskan bahwa jumlah pasti desa yang saat ini dipimpin oleh Pjs masih terus didata, mengingat adanya perubahan status di beberapa desa.
“Kalau jumlah pasti, coba konfirmasi dengan kabid. Soalnya ada yang sudah PAW, ada juga yang masih Pjs,” tambahnya.(Fra)




















