JAMBI, Signalberita.com – Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi resmi berakhir setelah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Kota Jambi, pada Sabtu (07/11/2026).
Berdasarkan hasil keputusan dewan hakim pada MTQH tahun 2026 ini, daerah yang masuk dalam Lima besar yakni posisi pertama atau juara umum di peroleh Kota Jambi dengan memperoleh nilai 674, posisi kedua disusul Muaro Jambi dengan nilai 415, posisi ketiga Tanjung Jabung Barat dengan nilai 402, posisi Empat kota Sungai Penuh dengan nilai 246 sedangkan posisi Lima Tanjung Jabung Timur dengan nilai 220.
Sementara posisi yang paling buncit atau terakhir, masih bertahan di tempati kabupaten Kerinci dengan nilai hanya 71.
Posisi Buncit kabupaten Kerinci ini, menjadi pukulan bagi pemerintah kabupaten Kerinci, ini merupakan bukti gagalnya Kepemimpinan Bupati Monadi dan Murison, dalam menjalankan program keagamaan.
“Ya, Kerinci Kembali dapat Posisi Buncit lagi, ini bukti pemerintah kabupaten Kerinci gagal dalam program keagamaan,”ungkap Gino salah seorang warga Kerinci.
Berbeda dengan daerah tetangga yakni Sungai Penuh, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan menempati peringkat keempat dengan mengumpulkan nilai 246.
“Kalau Sungai Penuh, meski wilayah Kecil tapi mampu masuk dalam Lima besar, yang menempati posisi Empat,”bebernya.
Posisi Kerinci di peringkat terakhir tentu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, khususnya dalam pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta cabang-cabang perlombaan lainnya. “Harusnya Pemerintah Kerinci, melakukan pembinaan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan terukur untuk memperbaiki prestasi pada pelaksanaan MTQH berikutnya,”katanya.(Tim)






















