JAMBI, Signalberita.com – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di kota Jambi kembali di perpanjang oleh Pemerintah Kota Jambi. Hal ini menyusul kualitas udara yang masih belum Sehat.
PJJ di Kota Jambi resmi diperpanjang mulai 31 Agustus hingga 2 September 2026. Kebijakan tersebut diambil karena hasil pemantauan kualitas udara masih menunjukkan kondisi yang fluktuatif dan berada pada kategori sangat tidak sehat.
Perpanjangan PJJ ditetapkan melalui Surat Edaran Nomor 24 Tahun 2026 yang ditandatangani Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada Minggu (30/8/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan Air Quality Monitoring System (AQMS) Provinsi Jambi, kondisi kualitas udara di Kota Jambi masih belum memungkinkan untuk sepenuhnya kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Dengan kebijakan ini, para siswa diminta tetap mengikuti pembelajaran dari rumah selama periode yang telah ditentukan.
Meski peserta didik belajar dari rumah, guru, kepala satuan pendidikan, serta tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dan aktivitas kedinasan dari sekolah.
Para guru juga diwajibkan melaporkan pelaksanaan pembelajaran selama PJJ, termasuk perkembangan dan kondisi kesehatan peserta didik, kepada kepala satuan pendidikan.
Pemerintah juga meminta peran aktif orang tua dalam mendampingi dan mengawasi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah. Selain itu, aktivitas anak di ruang terbuka diimbau untuk dibatasi, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.
Sementara itu, terkait kapan pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan, Pemkot Jambi belum memberikan kepastian. Kebijakan tersebut akan dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara di Kota Jambi.(Tim)




















