KUDUS SB— Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, menjadi kesempatan bagi pebulu tangkis muda dari berbagai daerah untuk mengejar mimpi menjadi atlet binaan PB Djarum.
Persaingan pada sektor putri berlangsung ketat. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki teknik permainan yang baik, tetapi juga harus menunjukkan kesiapan fisik dan mental untuk melewati seluruh tahapan seleksi.
Legenda bulu tangkis Indonesia yang juga menjadi anggota Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Yuni Kartika, mengatakan kualitas peserta putri yang mengikuti audisi tahun ini cukup menjanjikan.
Menurut Yuni, meski jumlah peserta putri tidak sebanyak sektor putra, bukan berarti kualitas mereka lebih rendah. Tim pencari bakat justru harus lebih cermat melihat potensi setiap peserta.
“Secara jumlah, atlet putri memang lebih sedikit dibandingkan peserta audisi putra. Maka kami benar-benar harus pintar memperhatikan para atlet yang memiliki potensi,” kata Yuni di GOR Djarum Jati, Kudus, Kamis (10/9/2026).
Ia menyebut kemampuan teknik dasar sebagian peserta sudah cukup baik. Selain itu, peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia sehingga menunjukkan persebaran talenta yang cukup merata.
Yuni juga menyoroti potensi peserta dari kelompok usia paling muda, khususnya kategori U-11.
Namun, penilaian tidak hanya dilakukan berdasarkan performa peserta ketika bertanding. Setelah memasuki tahap berikutnya, aspek fisik dan mental juga akan menjadi bagian dari evaluasi tim pencari bakat.
Rela Pindah demi Mengejar Mimpi
Salah satu cerita perjuangan datang dari Fiendiziya Gwen Fernandes, peserta kategori U-11 putri asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Gwen memilih pindah ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk mendapatkan program latihan yang lebih intensif. Keputusan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapannya menghadapi Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus.
Kerja keras Gwen mulai membuahkan hasil. Dalam pertandingan kategori U-11 putri, ia tampil percaya diri dan mampu mengalahkan Aishya Azzalea dari Kabupaten Kendal dengan skor 21-8.
Kemenangan tersebut membuat Gwen melangkah ke Tahap Turnamen dan menjaga peluangnya untuk mendapatkan Super Tiket menuju proses seleksi berikutnya.
Perjuangan para peserta dari berbagai daerah menjadi gambaran bahwa Audisi Umum PB Djarum bukan hanya tentang kemampuan di lapangan. Tekad, disiplin, kesiapan mental, serta konsistensi berlatih juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka mengejar cita-cita sebagai atlet bulu tangkis.
Bagi peserta seperti Gwen, perjalanan jauh dan keputusan meninggalkan daerah asal untuk berlatih merupakan bagian dari proses panjang untuk mewujudkan impian menembus PB Djarum.(*)



















