JAKARTA, Signalberita.com – Ponsel yang baru saja terkena air sebaiknya tidak langsung di hubungkan dengan charger. Kondisi port USB yang masih basah atau lembap dapat menimbulkan masalah pada sistem pengisian daya hingga berisiko merusak komponen internal perangkat.
Salah satu tanda yang biasanya muncul pada ponsel modern adalah peringatan “Moisture detected” atau deteksi adanya cairan pada port USB. Peringatan tersebut menjadi tanda agar pengguna tidak memaksakan pengisian daya sebelum bagian konektor benar-benar kering.
Jika charger tetap di pasang ketika port masih mengandung air, aliran listrik dapat memicu korsleting pada konektor. Dalam kondisi tertentu, hal itu juga dapat menyebabkan pengisian daya tidak stabil atau bahkan kerusakan permanen pada port pengisian.
Segera Matikan Ponsel Jika Terkena Banyak Air
Apabila ponsel terkena air dalam jumlah cukup banyak, langkah pertama yang di sarankan adalah mematikannya. Jika kabel charger masih terhubung, segera lepaskan kabel tersebut.
Bagian luar perangkat kemudian dapat di keringkan menggunakan kain yang lembut. Setelah itu, letakkan ponsel di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik.
Pengguna disarankan menunggu hingga port pengisian benar-benar kering sebelum mencoba mengisi daya kembali. Jangan terburu-buru menyalakan atau menghubungkan charger hanya karena bagian luar ponsel terlihat sudah tidak basah.
Jangan Gunakan Hair Dryer atau Masukkan Benda ke Port
Ada sejumlah cara yang kerap di lakukan untuk mempercepat proses pengeringan, tetapi justru berpotensi menimbulkan kerusakan.
Penggunaan hair dryer dengan udara panas sebaiknya di hindari karena panas dapat memengaruhi komponen tertentu di dalam perangkat. Pengguna juga tidak di anjurkan memasukkan tisu, kapas, jarum, atau benda logam lainnya ke dalam port USB.
Selain berisiko meninggalkan serpihan, benda tersebut juga dapat merusak konektor di dalam port.
Cara mengeringkan ponsel dengan memasukkannya ke dalam beras juga tidak di rekomendasikan. Partikel kecil dari beras atau debu dapat masuk ke dalam port dan menimbulkan masalah baru.
Sertifikasi Tahan Air Bukan Berarti Kebal Air
Sebagian ponsel saat ini memiliki sertifikasi ketahanan terhadap air dan debu, seperti IP67 atau IP68. Namun, sertifikasi tersebut bukan berarti perangkat aman digunakan dalam seluruh kondisi ketika terkena air.
Karena itu, pengguna tetap perlu memperhatikan petunjuk dari produsen serta kondisi perangkat. Menggunakan casing dengan perlindungan terhadap percikan air juga dapat menjadi salah satu langkah pencegahan.
Pada kondisi hujan deras, sebaiknya ponsel tidak di gunakan tanpa perlindungan tambahan, terutama ketika perangkat berpotensi terkena air secara langsung.
Tunggu Port Benar-Benar Kering
Inti penanganan ponsel yang terkena air adalah tidak terburu-buru melakukan pengisian daya. Pastikan bagian port dan area di sekitarnya sudah kering sebelum charger kembali di gunakan.
Jika setelah dikeringkan ponsel tetap menampilkan peringatan kelembapan, tidak dapat mengisi daya, atau menunjukkan gejala kerusakan lain, pengguna sebaiknya menghentikan percobaan pengisian dan mempertimbangkan pemeriksaan oleh teknisi.
Langkah sederhana seperti mematikan perangkat, melepas charger, mengeringkan bagian luar, memberikan sirkulasi udara, dan menunggu port kering dapat membantu mengurangi risiko kerusakan akibat air.
Kesimpulannya, jangan langsung cas HP setelah terkena air. Sedikit bersabar sebelum menghubungkan charger dapat membantu mencegah korsleting dan kerusakan pada perangkat.(*)




















