Dua Pejabat Asuhan Adirozal Pilih Mundur dari Job Fit Kerinci

KERINCI, SB – Proses Job Fit pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci, di buat sedikit heboh. Hal ini lantaran Dua Kepala Dinas yang diangkat di era Bupati Adi Rozal di kabarkan mengundurkan diri

Pejabat yang mengundurkan diri tersebut adalah Kepala Dinas Pariwisata, Selhanudin, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kerinci Herjos.

Sumber media menyebutkan, kedua kepala dinas itu menyampaikan pengunduran diri saat job fit yang di laksanakan Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan berbagai alasan.

“Ada dua pejabat Kerinci yang minta mundur saat job fit yakni Kadis DPPKB dan Kadis Pariwisata, dan itu di sampaikan saat job fit,” jelas sumber media yang meminta namanya tidak di sebutkan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Selhanudin, saat di konfirmasi mengenai kabar pengunduran dirinya mengatakan bahwa keinginan tersebut sudah ada jauh sebelum job fit.

“Ya benar, bukan saat job pit tapi sebelum itu. Saya memang sudah lama mau mengundurkan diri sebagai kadis karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Kerinci, Herjos, belum memberikan keterangan terkait pengunduran diri nya. Saat di hubungi melalui pesan singkat WhatsApp, belum ada tanggapan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, Zainal Efendi, ketika di konfirmasi mengenai adanya pejabat eselon II yang mengundurkan diri, menjawab singkat. “Belum di sampaikan melalui saya,” singkatnya.

Peserta Job Fit Terkesan Menghindar jadi Kepala Dinas

Selain itu, pada job fit yang di ikuti 26 pejabat eselon II tersebut, para peserta tidak lagi melirik dinas yang biasanya menjadi rebutan. Sebagian pejabat justru memilih jabatan staf ahli dan kepala perpustakaan.

Alasannya, mereka menilai tidak ada jaminan keamanan dan kenyamanan dalam bekerja. Kabarnya, Bupati juga tidak memberikan jaminan perlindungan bagi pejabat eselon II, sehingga banyak yang memilih jabatan yang di anggap lebih aman.

“Ya, pada umumnya yang menjadi pilihan utama jabatan yang di pilih adalah jabatan staf ahli dan kepala pustaka dari tiga pilihan jabatan yang di inginkan, dua posisi ini di nilai paling aman dan nyaman dan tidak punya risiko berat,” kata sumber media ini.(fra)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

1 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

2 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

3 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago