SB – Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP, menyoroti kekalahan Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada final Kejuaraan Dunia 2026.
Chia/Soh harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dalam dua gim dengan skor 17-21, 16-21 pada laga final di New Delhi, India.
Padahal, Chia/Soh sebelumnya tampil impresif di semifinal dengan mengalahkan unggulan pertama. Hasil tersebut semestinya dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk menghadapi partai puncak.
Namun, Herry IP menilai performa Chia/Soh justru mengalami penurunan pada final.
“Ini adalah pertandingan final dan semua orang menginginkan hasil yang baik. Namun Chia/Soh tidak mampu mengulangi penampilan mereka di semifinal,” kata Herry, dikutip dari The Star.
Menurut Herry, penurunan performa tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Chia/Soh gagal meraih gelar juara dunia.
Meski demikian, perjalanan Chia/Soh menuju final tetap menjadi catatan positif. Pasangan tersebut mampu kembali tampil di partai puncak meski sempat di pisahkan selama dua bulan.
Herry IP juga menyinggung perubahan kiblat permainan di sektor ganda putra dunia. Persaingan saat ini semakin ketat dengan munculnya kekuatan baru yang membuat peta persaingan tidak lagi di dominasi satu negara.
Kekalahan Chia/Soh dari Liang/Wang sekaligus mempertegas kekuatan China di sektor ganda putra pada Kejuaraan Dunia 2026.(*)




















