Berita Daerah

Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum, Kejari Sungai Penuh Geledah kantor Damkar

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh menggeledah kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh, Kamis pagi (12/2/2026).

Informasi yang himpun Penggeledahan di mulai pukul 09.00 WIB, penggeledahan ini di lakukan untuk menyidik dugaan penyalahgunaan anggaran uang makan, minum, dan operasional Damkar selama tahun anggaran 2022 hingga 2024.

Tim penyidik memasuki kantor sejak pagi dan mengamankan sejumlah dokumen penting. “Ya, ada pengeledahan di kantor Damkar pagi ini,” kata seorang sumber kepada media.

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sungai Penuh, Beni Pranata, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Intelijen Agung Alsonta serta Kasi Pidana Umum Wahyu Nugraha Efendi.
Penyidikan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan anggaran operasional Damkar Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2022 hingga 2024. Kejari Sungaipenuh  menilai terdapat indikasi kuat perbuatan melawan hukum yang berpotensi merugikan keuangan negara hingg ratusan juta rupiah.

Petugas memeriksa beberapa ruangan terkait administrasi dan keuangan, sementara proses penggeledahan masih berjalan hingga berita ini di turunkan.

Untuk memperkuat alat bukti, Kejari kemudian menurunkan tim guna melakukan penggeledahan langsung di kantor Damkar.
Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen penting, perangkat elektronik, serta satu unit brankas yang diduga berkaitan dengan perkara yang saat ini di tandai. Seluruh barang bukti akan di analisis lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan.
Namun, pihak Kejari Sungai Penuh belum mengumumkan pihak-pihak yang berpotensi di tetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh telah menaikan kasus ini dari Penyelidikan ke penyidikan. Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Robi Harianto beberapa waktu lalu mengatakan peningkatan status perkara di lakukan setelah tim menemukan indikasi perbuatan melawan hukum dalam proses penyelidikan.

“Dari hasil pengumpulan data dan keterangan, terdapat indikasi pelanggaran dalam pengelolaan anggaran operasional,” kata Robi dalam konferensi pers, Jumat lalu (06/02/2026). (Tim)

Redaksi SB

Recent Posts

Dinkes Kerinci Tingkatkan Kewaspadaan, Dugaan Kasus Campak dan DBD

KERINCI, SIGNALBERITA.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit menular, khususnya campak,…

53 menit ago

Distribusi Air Tirta Khayangan di Sungai Penuh Terganggu Sementara, Ini Penyebab dan Wilayah Terdampak

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Perumda Tirta Khayangan mengumumkan adanya gangguan pendistribusian air bersih kepada pelanggan pada…

2 jam ago

Kenduri Sko Koto Baru, Menghidupkan Warisan Leluhur

Kenduri Sko Koto Baru, Menghidupkan Warisan Leluhur Kota Sungai Penuh – Semangat pelestarian budaya kembali…

6 jam ago

Bangun Jam 4 Pagi Setiap Hari, Ini 7 Manfaat yang Bikin Hidup Lebih Sehat dan Produktif

SIGNALBERITA.COM - Bangun pagi, terutama sekitar pukul 04.00, memang tidak mudah bagi sebagian orang. Kebiasaan…

6 jam ago

Wako Alfin Apresiasi Kenduri Sko Koto Baru, Wujud Pelestarian Budaya Leluhur

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Tradisi adat Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah Depati Dua Nenek,…

21 jam ago

Honda ADV160 2026: Ini Harga Tipe Tertinggi

SIGNALBERITA.COM - Honda ADV160 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu skutik petualang paling di minati…

1 hari ago