KERINCI, SIGNALBERITA.COM – Proyek pembangunan jalan Siulak Deras–Sungai Betung dengan nilai anggaran sekitar Rp28 miliar kini menuai sorotan publik. Pasalnya, kondisi jalan yang baru dikerjakan terlihat mengalami kerusakan di sejumlah titik, sebagaimana terlihat pada dokumentasi lapangan yang beredar di media sosial.
Pada foto yang beredar, tampak lapisan aspal terkelupas dan berlubang, bahkan sebagian permukaan jalan tergenang air. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan masyarakat terkait kualitas pekerjaan proyek yang dikerjakan oleh pihak kontraktor.
Proyek peningkatan jalan tersebut sebelumnya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, kerusakan yang terjadi dalam waktu relatif singkat justru memicu dugaan adanya ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis maupun kontrak.
Sejumlah pihak menilai, kerusakan dini pada badan jalan berpotensi mengarah pada indikasi lemahnya pengawasan proyek, bahkan tidak menutup kemungkinan masuk dalam ranah persoalan jasa konstruksi apabila ditemukan pelanggaran teknis.
Masyarakat berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi pengawas, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut. Transparansi serta penindakan tegas dinilai penting agar kualitas pembangunan infrastruktur benar-benar sesuai dengan anggaran yang telah digelontorkan.
Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait kondisi jalan yang mengalami kerusakan tersebut.(Tim)











